• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 28/01/2026 12:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

SDN 2 Harapan Jaya Korpri Bantah Penyimpangan Dana BOS dan Dugaan Pungli

EffranbyEffran
17/08/24 - 18:30
in Bandar Lampung, Lampung, Pendidikan
A A
Suasana SDN 2 Harapan Jaya Korpri, Bandar Lampung. Dok

Suasana SDN 2 Harapan Jaya Korpri, Bandar Lampung. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) — SD Negeri 2 Harapan Jaya Korpri, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, membantah pemberitaan yang menyebutkan adanya penyimpangan dana BOS dan pungutan liar (pungli).

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Harapan Jaya Korpri, Heni Ermalinda, mengatakan semua tudingan itu tidak benar. Sebab, untuk terkait LKS sekolah tidak pernah mewajibkan untuk membeli.

“Itu inisiatif wali murid karena anak-anak memang belum ada buku untuk belajar sekarang ini. Sehingga, para orang tuanya yang membeli di luar sekolah dan guru tidak ada yang menjual LKS,” kata Heni.

Dia menjelaskan, tahun ajaran 2024/2025 merupakan kurikulum baru sehingga belum adanya bukunya. Sementara pengadaan buku hingga kini terkendala dari penerbit.

Untuk itu, dia masih menunggu pengiriman buku yang terpesan ke tiga penerbit, yaitu Airlangga, Mars Media, dan Tiga Serangkai. Total pemesanan buku itu menghabiskan dana BOS hingga Rp63,5 juta.

Dia menambahkan para pihak penerbit menjanjikan seluruh buku akan terkirim dalam waktu seminggu.

Selain itu, terkait seragam khususnya kelas 1 membeli beberapa pakaian dan atribut lengkapnya total Rp500 ribu langsung di koperasi sekolah. Program itu pun meneruskan dari Kepsek sebelumnya.

“Harganya juga bukan Rp600 ribu seperti yang ada dalam pemberitaan,” ujar dia.

Seragam sekolah juga memiliki rompi yang bisa siswa dapatkan di koperasi seharga Rp100 ribu. Namun, perlengkapan itu tidak pernah ada paksaan. Sebab, sampai saat ini banyak yang tidak memakai rompi tidak menjadi masalah.

“Bahkan, di kelas 1 itu ada 23 anak yang tidak membeli seragam dan mereka sekolah seperti biasa tidak pernah ada permasalahan. Sehingga, tidak ada pemaksaan bayar seragam itu. Untuk beberapa anak tidak mampu dan yatim piatu juga kami gratiskan seluruh biayanya,” kata dia.

Berdagang Jaga Ketertiban

Begitu pula dagangan es krim. Hal itu bentuk kerja sama perusahaan es krim dengan koperasi sekolah agar jajan anak-anak lebih terkontrol sehingga keuntungannya koperasi yang mengelola. “Jadi itu bukan dagangan saya,” kata dia.

Sementara, larangan pedagang luar sekolah juga bukan karena adanya es krim. Namun, akibat pedagang yang berjualan di pinggir pagar sekolah sehingga menganggu ketertiban.

“Sekarang juga mereka masih tetap berdagang di depan sekolah, tetapi di sebrang jalan dan tidak kami larang kalau di situ. Kalau kami melarang orang luar berdagang, sekolah saja sekarang punya empat kantin yang semua pedagangnya dari luar bukan guru,” kata dia.

Dia juga mengaku tidak pernah tahu dan mewajibkan adanya iuran. Hal itu memang ada, tetapi adanya inisiatif wali murid. Bahkan, pengelolaan dan belanjanya dari wali murid, bukan sekolah dan guru. “Sehingga, apapun yang terjadi bukan tanggung jawab sekolah,” ujarnya.

Tags: Dana BOSpungli sekolah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Sebanyak 800 Ribu Pekerja di Lampung Terproteksi BPJS Ketenagakerjaan

byDelima Napitupulu
28/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Upaya penguatan kesejahteraan tenaga kerja di Provinsi Lampung menunjukkan progres signifikan. Dinas Tenaga Kerja mencatat sebanyak 800 ribu...

Para pekerja di salah satu perusahaan milik negara yang beroperasi di Lampung sedang bekerja. ANTARA

Disnaker Komit Seimbangkan Kesejahteraan Buruh dan Iklim Investasi

byDelima Napitupulu
28/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung menegaskan bahwa perumusan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026 akan memprioritaskan standar...

Demo K3 oleh perwakilan perusahaan di Lampung dalam apel K3 di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. ANTARA

Pemprov Tekankan SOP Ketat Guna Tekan Angka Kecelakaan Kerja

byDelima Napitupulu
28/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menginstruksikan seluruh sektor industri di wilayahnya untuk memperketat penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) demi...

Berita Terbaru

Ilustrasi
Lampung

Sebanyak 800 Ribu Pekerja di Lampung Terproteksi BPJS Ketenagakerjaan

byDelima Napitupulu
28/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Upaya penguatan kesejahteraan tenaga kerja di Provinsi Lampung menunjukkan progres signifikan. Dinas Tenaga Kerja mencatat sebanyak 800 ribu...

Read moreDetails
Para pekerja di salah satu perusahaan milik negara yang beroperasi di Lampung sedang bekerja. ANTARA

Disnaker Komit Seimbangkan Kesejahteraan Buruh dan Iklim Investasi

28/01/2026
Demo K3 oleh perwakilan perusahaan di Lampung dalam apel K3 di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. ANTARA

Pemprov Tekankan SOP Ketat Guna Tekan Angka Kecelakaan Kerja

28/01/2026
Kegiatan sholat gaib yang digelar oleh Kodam XXI/Radin Intan. Bandarlampung, Selasa (27/1/2026). ANTARA

Kodam Radin Inten Doakan Korban Longsor Cisarua dan Prajurit Beruang Hitam

28/01/2026
Kawasan Dinas Sosial Jadi Pilihan Masyarakat Berburu Kuliner

Kawasan Dinas Sosial Jadi Pilihan Masyarakat Berburu Kuliner

28/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.