• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 25/02/2026 17:42
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Pesan Terakhir Sandera Warga Amerika Sebelum Dibunuh, Minta Joe Biden Hentikan Perang

Denny ZYMedcombyDenny ZYandMedcom
07/09/24 - 22:31
in Internasional
A A
sandera

Tangkapan Layar Video Hersh-Goldberg Polin sebelum Dibunuh. (Dok. Telegram Hamas)

Jakarta (Lampost.co) — Kelompok Palestina Hamas telah mengedarkan video pesan terakhir sandera warga (WN) Amerika Serikat (AS) Hersh Goldberg-Polin sebelum kematiannya seminggu lalu.

Dalam video yang diedarkan di Telegram Hamas pada Kamis, 5 September 2024, Goldberg-Polin menyatakan bahwa sejak kedatangannya di Gaza, dia bertahan hidup tanpa perhatian medis, pasokan air, makanan, dan udara segar yang sedikit.

“Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya melihat matahari atau menghirup udara segar,” ujar Goldberg-Polin, melansir Telegram Hamas.

Baca juga: Serikat Pekerja Terbesar Israel Serukan Mogok Massal

Goldberg-Polin yang memiliki kewarganegaraan ganda sebagai WN AS dan Israel, menyatakan bahwa kondisinya diperburuk dikarenakan pengeboman “tanpa henti” dari Israel, yang Goldberg-Polin katakan dikarenakan mereka tidak ingin mengambil tanggung jawab dan membuat “kesepakatan atas kesalahan mereka”.

“Saya meminta Anda, Joe Biden dan Anthony Blinken dan saudara WN AS lainnya untuk melakukan apapun yang kalian bisa untuk menghentikan perang ini, menghentikan kegilaan ini, dan membawa saya pulang, sekarang,” kata Goldberg-Polin

Video itu diakhiri dengan pesan terakhir Goldberg-Polin kepada keluarganya meminta untuk segera membawanya pulang.

Goldberg-Polin, bersama 5 sandera lainnya, mati tertembak di terowongan Rafah, Gaza Selatan minggu lalu ketika Pasukan Keamanan Israel (IDF) berhasil mendekati posisi mereka. Media Israel melaporkan bahwa pihak berwajib Israel memprediksi alasan mereka dibunuh, untuk mencegah bocoran detail lokasi para tahanan lainnya.

 

Salahkan IDF dan Netanyahu

Sebelumnya, Hamas mempublikasikan 4 video yang merekam kata-kata terakhir 4 sandera lainnya. Dalam video-video sebelumnya, para sandera sama seperti Goldberg-Polin, menyerukan gencatan senjata dan menyalahkan IDF dan Netanyahu atas tidak tercapainya gencatan senjata.

Di sisi lain, institusi Study of War (ISW) pada 5 September menyatakan bahwa pernyataan para sandera “direkayasa” oleh Hamas yang bertujuan untuk “memaksa Israel untuk mengakhiri perang dengan akhir yang diinginkan Hamas.

“Hamas secara sengaja mengedarkan video ini memanfaatkan amarah warga Israel terhadap Netanyahu dan memaksa Israel untuk memperingan tuntutan (Dalam Kesepakatan Gencatan Senjata), yang meliputi IDF tetap berada di Koridor Philadelphi dan melepaskan para tahanan Warga Palestina – yang akan menyebabkan kekalahan Israel dan membangun kembali Hamas” ujar ISW, melansir laman resmi mereka.

Sedangkan orang tua Goldberg-Polin berkomentar terhadap video tersebut, menyatakan bahwa ini harus menyadarkan dunia untuk “mengambil aksi” dan memastikan pembebasan 101 sandera lainnya sebelum terlambat”, melansir Jpost.

Tags: amerika serikatGAZAHAMASidfisraelJoe BidenNetanyahuPALESTINA
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

Kedepankan Semangat Perdamaian dalam Menghadapi Konflik Global

byRicky Marlyand1 others
15/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dalam konflik politik global, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi sebagaimana amanat konstitusi. "Konflik...

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation.

Sri Mulyani Resmi Jadi Dewan Direksi Gates Foundation Milik Bill Gates

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation. Lembaga filantropi...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters)

Trump Naikkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengumumkan kebijakan tarif keras yang berpotensi mengguncang...

Berita Terbaru

Samsung Galaxy S26 Ultra
Teknologi

Galaxy S Series Kuasai 2026 dengan On-Device AI Bakal Ubah Cara Kerja Harian

byEffran
25/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pada 2026 menjadi fase baru dalam industri smartphone global. Persaingan tidak lagi bertumpu pada adu skor...

Read moreDetails
Dari 25 Ribu ASN, Baru Seperempat ASN Pemprov Lampung Mengaktifkan Coretax

Dari 25 Ribu ASN, Baru Seperempat ASN Pemprov Lampung Mengaktifkan Coretax

25/02/2026
Ilustrasi Takjil Manis dan Praktis. Freepik

7 Ide Takjil Manis dan Praktis untuk Buka Puasa Ramadan, Mudah Dibuat dan Disukai Keluarga

25/02/2026
itel VistaTab 30 Pro

Spesifikasi itel VistaTab 30 Pro, Tablet Layar Raksasa Harga Rp 2 Jutaan di Indonesia

25/02/2026
ipod klasik

Gen Z Tinggalkan Streaming? iPod Klasik Kembali Diburu Anak Muda pada 2026

25/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.