Banda Aceh (Lampost.co)—Cabang olahraga anggar Lampung nomor degen beregu putri menyabet perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.
Bertanding di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Minggu (15/9/2024), tim beregu putri Lampung bermaterikan atlet junior seperti Fatiyah Islahiyah, Naura Rizkia Tarisa, Silfia Oktapiyani, dan Hawla Rizqiyah, berhasil lolos babak empat besar.
Keempatnya mengalahkan tim putri tuan rumah Aceh dengan skor 45-35. Kemenangan ini membawa tim beregu putri Lampung ke babak semifinal.
Namun sayangnya, langkah Lampung harus terhenti saat menghadapi tim unggulan Jawa Barat.
Tim Lampung kalah dengan skor 24-45 dan harus puas dengan medali perunggu. Meski demikian, pelatih anggar Lampung, Mira Daniati, mengapresiasi perjuangan para atletnya.
“Selama pertandingan, anak-anak bermain sangat baik, meskipun ada kalanya kalah kelas. Namun, mereka mampu mengatasi dengan baik. Alhamdulillah, setelah sekian lama penantian, kami akhirnya meraih medali. Terima kasih kepada para atlet atas perjuangan luar biasa mereka,” ungkap Mira.
Nomor Perorangan
Selain di nomor beregu, Lampung juga menurunkan beberapa atlet di nomor perorangan. Namun, persaingan di kategori ini jauh lebih ketat. Setiap pul berisi 6 hingga 7 peserta, sehingga atlet harus bermain lima hingga enam kali untuk bisa lolos babak penyisihan.
Di kategori perorangan putri, Fatiyah Islahiyah yang berada di pul 3 berhasil memenangkan empat pertandingan, melawan atlet dari Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat.
Fatiyah kemudian melaju ke sistem gugur dan mengalahkan atlet tuan rumah Aceh, hingga masuk perempat final. Namun, di babak ini, ia harus mengakui keunggulan Kathrin Gea dari Jawa Barat dengan skor 5-15.
Naura Rizkia Tarisa, yang berada di pul 2, juga tampil gemilang. Ia memenangkan lima pertandingan melawan atlet Sumatra Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Riau. Namun, langkah Naura terhenti di perempat final oleh Kathrin Gea, juara PON Papua 2021.
Di sektor putra, Mackinnley Tristan Raditya juga memberikan penampilan impresif dalam debutnya di PON. Ia mengalahkan dua atlet di babak penyisihan, yakni dari Jawa Tengah dan Banten.
Sayangnya, di babak 16 besar, Mackinnley harus kalah dari atlet Jawa Tengah lainnya, Pitson. Pitson akhirnya meraih medali emas di PON XXI ini setelah mengalahkan peraih medali emas, perak, dan perunggu PON Papua 2021.
Nomor Floret
Sementara itu, tim floret putri yang menurunkan Yuma Zalika Iptina dan Annajah Zahra Adri belum mampu memberikan hasil maksimal. Pelatih degen putri Lampung, Eni Handayani, mengatakan para atlet Lampung masih tergolong junior dan dia mengharapkan prestasi mereka akan meningkat pada PON 2028.
Menurut Mira Daniati, evaluasi yang harus dilakukan adalah meningkatkan jam terbang para atlet.
“Rata-rata atlet Lampung masih kurang jam terbang, sehingga hasilnya belum maksimal. Atlet-atlet dari daerah lain seperti Jawa Barat, misalnya, mendapat fasilitas yang sangat baik, berlatih di Korea Selatan, dan mengikuti berbagai pertandingan internasional. Namun, secara prestasi, anak-anak Lampung sudah menunjukkan yang terbaik, dan ini adalah pencapaian luar biasa setelah sebelumnya kami tidak meraih medali apa pun,” ujarnya.








