• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 16:14
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

AS dan Sekutu Desak Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata

Denny ZYAntaranewsbyDenny ZYandAntaranews
26/09/24 - 18:12
in Internasional
A A
korban tewas di lebanon

Ilustrasi. Serangan Israel ke Lebanon. (Foto: Dok. Antara)

Jakarta (Lampost.co) — Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan sembilan negara lainnya pada Rabu mendesak Israel dan Lebanon untuk menyepakati gencatan senjata sementara di tengah ketegangan yang semakin meningkat di perbatasan keduanya.

Dalam sebuah pernyataan gabungan, AS, Australia, Kanada, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Arab Saudi, Uni Emirat Arah, dan Qatar menyebut situasi di Lebanon dan Israel “tidak bisa ditoleransi” sejak 8 Oktober.

Situasi tersebut “menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima karena risiko eskalasi regional yang lebih luas,” kata mereka.

Baca juga: Jokowi Ajak Semua Negara dan PBB Respon Cepat Serangan Israel ke Lebanon

“Ini tidak menguntungkan siapa pun, baik masyarakat di Israel atau pun rakyat Lebanon.”

Pernyataan itu menyebutkan bahwa sudah saatnya mencapai penyelesaian diplomatik bagi warga sipil untuk kembali ke rumah mereka.

“Namun, diplomasi tidak bisa berhasil di tengah eskalasi konflik ini,” kata pernyataan itu.

“Oleh karena itu kami menyerukan gencatan senjata selama 21 hari di seluruh perbatasan Lebanon-Israel untuk memberikan ruang bagi diplomasi menuju penyelesaian diplomatik yang konsisten dengan UNSCR 1701, dan implementasi UNSCR 2735 terkait gencatan senjata di Gaza,” katanya.

“Kami menyerukan kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Israel dan Lebanon, untuk segera mendukung gencatan senjata sementara yang konsisten dengan UNSCR 1701 selama periode ini dan memberikan kesempatan nyata bagi penyelesaian diplomatik,” menurut pernyataan itu.

 

Dukung Upaya Diplomatik

Mereka juga mengatakan bahwa mereka siap mendukung semua upaya diplomatik untuk menyelesaikan kesepakatan antara Lebanon dan Israel dalam periode ini.

Dalam sebuah pernyataan awal, Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan baku tembak tersebut mengancam konflik yang jauh lebih luas dan menimbulkan kerugian bagi warga sipil.

“Oleh karena itu kami bekerja bersama dalam beberapa hari terakhir untuk menyerukan gencatan senjata sementara guna memberikan kesempatan bagi keberhasilan diplomasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut di sepanjang perbatasan,” kata mereka.

“Kami menyerukan dukungan luas dan dukungan segera dari Pemerintah Israel dan Lebanon,” kata pernyataan itu.

Ketegangan regional meningkat di tengah serangan udara mematikan oleh Israel ke Lebanon sejak Senin pagi yang menewaskan hampir 610 orang dan melukai lebih dari 2 ribu lainnya, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Kelompok Lebanon Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam perang lintas batas sejak awal serangan Israel ke Jalur Gaza. Serangan itu telah menewaskan lebih dari 41.400 orang. Sebagian besar perempuan dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas oleh kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober lalu.

Masyarakat internasional telah memperingatkan Israel untuk tidak melakukan serangan ke Lebanon. Sebab serangan-serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik Gaza ke tingkat regional.

Tags: ASgencatan senjataisraelLebanonperang
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation.

Sri Mulyani Resmi Jadi Dewan Direksi Gates Foundation Milik Bill Gates

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation. Lembaga filantropi...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters)

Trump Naikkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran

byNur
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengumumkan kebijakan tarif keras yang berpotensi mengguncang...

trump elon musk

Trump Gandeng Elon Musk untuk Pulihkan Internet Iran di Tengah

byNur
12/01/2026

Washington DC (Lampost.co)--– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rencananya untuk berbicara langsung dengan miliarder teknologi Elon Musk guna membahas...

Berita Terbaru

Itera Dorong Insan Pers Awasi Ketat Proses Pilrek
Lampung

Itera Dorong Insan Pers Awasi Ketat Proses Pilrek

byWandi Barboy
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendorong insan pers untuk berperan aktif menjalankan fungsi pengawasan selama seluruh tahapan pemilihan...

Read moreDetails
Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan

Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan

14/01/2026
Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

14/01/2026
Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

14/01/2026
Nvidia H200 Tiongkok

Nvidia Resmi Diizinkan Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, Babak Baru Persaingan Teknologi

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.