IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 07/04/2026 07:48
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi UNESCO, Malaysia Protes: Ini Penjelasannya

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Muhammad Abdul Khak, menjelaskan bahwa klaim tersebut tidak tepat.

Denny ZYbyDenny ZY
03/01/25 - 11:01
in Nasional
A A
bahasa indonesia unesco

Ilustrasi. (Foto: Medcom)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Bahasa Indonesia mencatat sejarah baru dengan menjadi bahasa resmi dalam sidang Organisasi Pendidikan, Ilmiah, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Keputusan ini diumumkan pada 20 November 2023, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ke-10 yang digunakan di forum tersebut. Namun, kabar baik ini disertai kontroversi, terutama dari sejumlah pihak di Malaysia.

 

Catatan Penting:

  1. Bahasa Indonesia resmi menjadi bahasa ke-10 dalam sidang UNESCO, diakui pada 20 November 2023.

  2. Protes Malaysia mengklaim bahasa Indonesia sebagai bagian dari bahasa Melayu, namun hal ini dibantah pihak Indonesia.

  3. Bahasa Indonesia dinilai telah melampaui bahasa Melayu, didukung oleh lebih dari 718 bahasa daerah yang memperkaya kosakatanya.

Pengakuan UNESCO terhadap Bahasa Indonesia

Keputusan UNESCO menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi merupakan hasil panjang yang membanggakan. Mantan Presiden Joko Widodo menyebutkan dalam unggahan Instagramnya bahwa bahasa Indonesia kini setara dengan enam bahasa resmi PBB (Inggris, Arab, Mandarin, Prancis, Spanyol, Rusia) serta tiga bahasa lainnya: Hindi, Italia, dan Portugis. Bahasa Indonesia akan digunakan dalam dokumen dan sidang UNESCO, menambah nilai strategis dan kebanggaan bangsa.

Baca juga: Pembicara UNESCO Berikan Motivasi untuk Insan PNM Cabang Lampung

“Dengan penetapan ini, Bahasa Indonesia dapat dipakai sebagai bahasa sidang, dan dokumen-dokumen Sidang Umum UNESCO juga dapat diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Pengakuan ini merupakan kebanggaan bagi segenap bangsa Indonesia,” ujar Jokowi.

 

Protes dari Malaysia

Meski menjadi kebanggaan nasional, keputusan ini memicu reaksi dari Malaysia. Beberapa warganet Malaysia menilai seharusnya bahasa Melayu, bukan bahasa Indonesia, yang UNESCO akui. Mereka menganggap bahasa Indonesia sebagai bagian dari bahasa Melayu.

Namun, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Muhammad Abdul Khak, menjelaskan bahwa klaim tersebut tidak tepat. Bahasa Indonesia telah berkembang menjadi bahasa negara dengan karakteristik dan kosakata yang berbeda dari bahasa Melayu. Abdul Khak juga menegaskan bahwa Malaysia tidak terlibat dalam pengajuan ke UNESCO.

 

Perbedaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu

Imam Budi Utomo, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, menyatakan bahwa bahasa Indonesia telah melampaui bahasa Melayu dalam banyak aspek. Bahasa Indonesia memiliki keunikan tersendiri karena bersumber dari 718 bahasa daerah di seluruh Nusantara. Setiap tahun, Badan Bahasa menargetkan 500 hingga 1.000 kosakata bahasa daerah untuk ditambahkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Proses penambahan kosakata ini melalui berbagai tahap, mulai dari inventarisasi, lokakarya, hingga sidang komisi. “Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terus berkembang dan kaya akan kosakata dari berbagai daerah,” ungkap Imam.

 

Penegasan dari Indonesia

Pengakuan ini menunjukkan pentingnya upaya pelestarian dan pengembangan bahasa. Protes yang Malaysia ajukan justru menjadi momen untuk menegaskan identitas dan posisi bahasa Indonesia di kancah internasional. Dengan menjadi salah satu bahasa resmi UNESCO, bahasa Indonesia tidak hanya mencerminkan keberagaman budaya tetapi juga menjadi alat diplomasi yang strategis.

Tags: Bahasa Indonesiabahasa Melayubahasa resmi PBBMalaysiapengakuan bahasa IndonesiaUNESCO
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

byWandi Barboyand1 others
07/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menjatuhkan sanksi administratif kepada 67 perusahaan yang beroperasi di tiga provinsi terdampak banjir pada...

SPPG

Ribuan SPPG Disetop Mendadak! Pemerintah Bongkar Masalah di Balik Program MBG

byEffran
06/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah mengambil langkah tegas terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ada 1.789 dapur MBG dihentikan sementara...

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026). (Foto: Tim Media JK).

Dituding Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Jusuf Kalla Ambil Langkah Hukum

byEffran
06/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Jusuf Kalla akhirnya buka suara terkait tuduhan yang menyeret namanya. Ia membantah keras kabar yang menyebutnya mendanai...

Berita Terbaru

persik vs persijap
Bola

Persik Kediri Tertahan Imbang tanpa Gol Lawan Persijap Jepara

byIsnovan Djamaludin
07/04/2026

Kediri (Lampost.co)–Stadion Brawijaya, Kota Kediri, menjadi saksi bisu perjuangan keras tuan rumah Persik Kediri saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan...

Read moreDetails
67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

07/04/2026
Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

06/04/2026
Rektor Imbau Mahasiswa Berorganisasi Secara Produktif

Rektor Imbau Mahasiswa Berorganisasi Secara Produktif

06/04/2026
Mahasiswa Dituntut Kritis Jalankan Fungsi Kontrol Pemerintah, Namun Tetap Santun

Mahasiswa Dituntut Kritis Jalankan Fungsi Kontrol Pemerintah, Namun Tetap Santun

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.