Bandar Lampung (Lampost.co) — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak telah merilis prakiraan cuaca di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni yang berlaku pada 4 Januari 2025 pukul 07.00 hingga 5 Januari 2025 pukul 07.00. Dalam laporan tersebut, BMKG mengimbau agar masyarakat dan operator penyeberangan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter pda hari ini.
Catatan Penting:
-
BMKG memprakirakan gelombang tinggi hingga 2,5 meter di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni pada 4-5 Januari 2025.
-
Kecepatan angin mencapai 22 knot dari arah barat daya memperbesar peluang terjadinya gelombang tinggi.
-
BMKG mengimbau operator kapal feri dan penumpang untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi pedoman keselamatan pelayaran.
Kondisi Cuaca dan Gelombang
Cuaca di jalur pelayaran ini diperkirakan sebagian besar cerah berawan pada siang hingga malam hari, dengan angin berkecepatan antara 16 hingga 22 knot. Kecepatan angin yang cukup tinggi ini berpotensi memicu gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada pukul 19.00 hingga 22.00. Kondisi ini termasuk kategori berisiko tinggi untuk kapal kecil.
Selain itu, kecepatan angin tertinggi tercatat pada malam hari sekitar pukul 22.00, yakni mencapai 22 knot dari arah barat daya. Kecepatan ini memperbesar peluang terjadinya gelombang tinggi, khususnya di titik-titik rawan seperti di perairan Selat Sunda.
Imbauan Keselamatan
BMKG meminta agar operator kapal feri mematuhi pedoman keselamatan pelayaran dan memonitor terus kondisi cuaca terkini. Kapal kecil agar menunda perjalanan, terutama pada malam hari saat kondisi angin dan gelombang berada pada puncaknya. Penumpang juga agar tetap waspada dan mematuhi arahan petugas selama perjalanan.
BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya yang akan melakukan perjalanan penyeberangan, untuk merencanakan perjalanan dengan bijak. Informasi cuaca terkini dapat anda akses melalui kanal resmi BMKG di media sosial, layanan telepon, atau situs web.
Tanggung Jawab Bersama
Keselamatan pelayaran memerlukan peran aktif semua pihak, mulai dari operator pelabuhan, awak kapal, hingga penumpang. Kerjasama ini semoga dapat meminimalisasi risiko kecelakaan oleh faktor cuaca ekstrem.
Dengan adanya peringatan ini, harapannya agar masyarakat dapat lebih berhati-hati. Perjalanan yang anda rencanakan dengan matang akan membantu menghindari risiko yang tidak anda inginkan. Mari bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.








