• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/02/2026 19:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Ekonomi Indonesia 2025 Sulit, ini Tanda-tandanya

EffranbyEffran
23/01/25 - 15:24
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi kondisi ekonomi.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (INT)

Jakarta (Lampost.co) — Ekonomi Indonesia tampak belum pulih sepenuhnya pada awal 2025. Hal itu tercermin dari sikap para bankir yang masih sangat berhati-hati dalam menyalurkan kredit.

Survei Perbankan Triwulan IV-2024 yang Bank Indonesia (BI) rilis menunjukkan standar seleksi kredit tetap ketat pada kuartal pertama tahun ini.

Hal itu juga seiring pemangkasan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,75%. Padahal kebijakan BI itu untuk meningkatkan penyaluran kredit.

Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan, mengatakan dua alasan utama mengapa bankir tetap berhati-hati.

1. Daya Beli Belum Pulih

Daya beli masyarakat masih rendah sehingga risiko kredit macet cukup besar.

2. Kondisi Likuiditas Bank

Likuiditas yang terbatas menjadi salah satu faktor penentu kehati-hatian bankir.

Respons Bank-Bank Besar

Beberapa bank besar di Indonesia memberikan tanggapan terkait kondisi ekonomi Indonesia pada 2025:

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Direktur Manajemen Risiko BTN, Setiyo Wibowo, menjelaskan pihaknya tetap fokus pada sektor perumahan meskipun likuiditas dan suku bunga masih menjadi tantangan besar. “Kami akan lebih selektif dalam menyalurkan kredit, terutama di sektor perumahan,” ujarnya.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga)

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, memprediksi pertumbuhan kredit di kuartal I-2025 masih lambat. Namun, ia melihatnya sebagai momentum untuk memantau penurunan biaya pendanaan (cost of fund) yang dapat menarik minat kredit.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia)

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyebut pemangkasan BI Rate dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Namun, kehati-hatian tetap menjadi prinsip utama dalam menyalurkan kredit.

Indeks lending standard (ILS) berada di angka 0,2 pada triwulan I-2025. Angka itu menunjukkan standar seleksi kredit lebih ketat daripada periode sebelumnya. Standar ketat itu terlihat terutama pada plafon kredit, suku bunga kredit, dan premi kredit berisiko.

Kredit investasi menjadi jenis kredit yang paling terpengaruh standar ketat tersebut. Sementara jenis kredit lainnya relatif stabil daripada kuartal sebelumnya.

Situasi global yang penuh ketidakpastian, termasuk faktor geopolitik, turut memengaruhi keputusan perbankan. Di sisi domestik ada perlambatan ekonomi menjadi tantangan utama, meski pemerintah terus berupaya meningkatkan daya beli masyarakat.

Tags: Daya beli masyarakatEkonomi Indonesia 2025Kredit investasiKredit perbankan 2025Likuiditas bankSurvei Perbankan BI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK. Antara

Rekam Jejak Friderica Widyasari Dewi Resmi Pimpin OJK

byEffran
01/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat setelah mundurnya sejumlah pimpinan Dewan Komisioner. OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi...

Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Dok/Antara

Alasan Di Balik Mundurnya Mahendra Siregar Cs

byEffran
01/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Gejolak pasar saham berujung pada mundurnya sejumlah pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra...

Mahendra Siregar

OJK Pastikan Tak Ada Kekosongan Jabatan

byEffran
01/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Istana turut angkat bicara soal mundurnya sejumlah pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengunduran diri terjadi setelah tekanan...

Berita Terbaru

Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Upaya Lahirkan Lulusan yang Produktif
Lampung

Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Upaya Lahirkan Lulusan yang Produktif

byAtikaand1 others
01/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Disdikbud Lampung menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan vokasi agar lahirkan lulusan mumpuni. Kepala Bidang...

Read moreDetails
Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Tingkatkan Pengalaman Siswa

Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Tingkatkan Pengalaman Siswa

01/02/2026
Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK. Antara

Rekam Jejak Friderica Widyasari Dewi Resmi Pimpin OJK

01/02/2026
Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Jadi Panggung Kreasi Siswa

Pekan Kreatif SMKN 8 Bandar Lampung Jadi Panggung Kreasi Siswa

01/02/2026
Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Dok/Antara

Alasan Di Balik Mundurnya Mahendra Siregar Cs

01/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.