Bandar Lampung (Lampost.co) — Luca Everink, fullback kanan klub Eredivisie, Go Ahead Eagles, memberikan sinyal ketertarikannya memperkuat Timnas Indonesia. Pemain berusia 23 tahun ini menyematkan inisial “Indonesia” di bio-Instagram-nya dengan tambahan tulisan “why not” (mengapa tidak).
Poin Penting:
-
Luca Everink memiliki multiposisi dengan pengalaman bermain di Eredivisie.
-
Memiliki darah Indonesia dari ayahnya dan memberikan sinyal tertarik memperkuat Timnas.
-
Keunggulan utama, kecepatan, fleksibilitas posisi, teknik tinggi, dan pengalaman.
Sinyal tersebut memunculkan harapan besar bagi publik sepak bola Tanah Air, terlebih karena Everink memiliki darah Indonesia dari sang ayah, meskipun ia belum pernah bertemu langsung dengan ayahnya.
Sebagai jebolan akademi FC Twente, Everink telah menunjukkan performa impresif di kompetisi elite Belanda. Dengan kemampuan multiposisi, ia mampu bermain sebagai bek kanan, bek kiri, hingga sayap kiri. Statistiknya di Eredivisie mencatatkan 35 penampilan sebagai bek kanan dengan torehan satu gol dan kontribusi signifikan lainnya saat bermain di sayap kiri.
Baca juga: Pemain Muda Keturunan Indonesia yang Layak Dinaturalisasi
Keunggulan Naturalisasi Luca Everink
Masuknya Luca Everink ke skuad Garuda bisa membawa sejumlah keuntungan yang signifikan. Berikut adalah poin-poin keunggulannya:
Proyeksi Jangka Panjang
Dengan usia yang masih muda, 23 tahun, Everink dapat menjadi opsi jangka panjang Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinan pelatih Patrick Kluivert, Everink berpotensi berkembang pesat.
Latar Belakang Kompetisi Elite
Everink merupakan jebolan akademi FC Twente, salah satu klub besar Belanda, dan saat ini bermain di Eredivisie. Pengalamannya di level tinggi ini dapat meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat di Asia.
Kemampuan Multiposisi
Fleksibilitas menjadi salah satu kekuatan utama Everink. Ia dapat bermain di berbagai posisi, baik sebagai bek kanan, bek kiri, maupun sayap kiri, yang memungkinkan pelatih memiliki lebih banyak opsi taktik.
Kecepatan dan Teknik Tinggi
Akselerasi Everink sangat berguna dalam skema serangan balik cepat. Selain itu, tekniknya dalam melakukan umpan dan intersep membuatnya menjadi pemain yang efektif di lini belakang maupun saat membantu serangan.
Kemampuan Membaca Permainan
Ketangguhan Everink dalam membaca permainan lawan menjadikannya pemain yang bisa menjadi andalan, baik dalam bertahan maupun menyerang. Ketepatan pengambilan keputusannya kerap dapat menggagalkan serangan lawan.
Cut Back dan Crossing Akurat
Salah satu keahlian andalannya adalah teknik cut back yang sering mengecoh lawan sebelum melepaskan umpan matang ke kotak penalti. Hal ini menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia yang membutuhkan bek dengan kualitas umpan yang baik.
Harapan Besar untuk Masa Depan
Jika proses naturalisasi Luca Everink berjalan mulus, kehadirannya dapat memberikan warna baru bagi Timnas Indonesia. Kluivert dapat memanfaatkan kemampuan Everink memperkuat lini belakang sekaligus mendukung serangan.
Langkah naturalisasi pemain berbakat seperti Everink juga sejalan dengan visi PSSI untuk meningkatkan daya saing timnas di level Asia dan internasional. Keunggulan Everink dalam kecepatan, fleksibilitas posisi, dan pengalaman di liga elite Eropa menjadi modal penting bagi Timnas Garuda dalam meraih prestasi lebih tinggi.








