• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 27/01/2026 11:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Subsidi Anggaran Transportasi Umum Berkurang, ini Dampaknya

pengurangan anggaran subsidi transportasi umum dari pemerintah justru memperburuk aksesibilitas layanan.

EffranbyEffran
27/01/25 - 16:46
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Dari Pengecekan Rutin Hingga Uji Kir, Berikut Kriteria Kendaraan Layak Operasi Sebelum Study Tour

Pelaksanaan uji kir dan pengecekan kendaraan. (dok. Media Indonesia)

Jakarta (Lampost.co) — Subsidi transportasi umum memainkan peran vital dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah.

Namun, pengurangan anggaran subsidi transportasi umum dari pemerintah justru memperburuk aksesibilitas layanan. Bahkan, memicu kemiskinan, inflasi, dan berbagai masalah sosial lainnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan Rp437,9 miliar untuk program Buy The Service (BTS) di 11 kota dengan 46 koridor pada 2024.

Namun, alokasi anggaran tersebut turun drastis menjadi Rp177,5 miliar pada 2025. Dana itu hanya mencakup enam kota lama dan dua kota baru dengan nilai bervariasi antara Rp8,7 miliar hingga Rp37,6 miliar.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, mengkritik kebijakan itu. Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi mimpi jika sektor transportasi umum terus terabaikan.

“Transportasi umum adalah indikator penting dari kota layak huni. Tanpa perhatian serius, ketimpangan akan makin parah,” kata Djoko.

Dia menyoroti minimnya layanan transportasi umum memengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari meningkatnya angka putus sekolah hingga pernikahan dini.

Bahkan, di beberapa wilayah Jawa Tengah, anak-anak terpaksa berhenti sekolah karena tidak adanya akses transportasi umum. “Kondisi ini juga berdampak pada peningkatan kelahiran bayi stunting yang akhirnya memperburuk kualitas hidup masyarakat,” jelas Djoko.

Peran Transportasi Umum

Transportasi umum tak hanya menjadi solusi kemacetan dan polusi, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap pengendalian inflasi daerah.

Contohnya, program Angkot Feeder Musi Emas di Palembang berhasil menekan tingkat inflasi. Termasuk mengurangi kemiskinan ekstrem dengan menyediakan layanan transportasi gratis.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, subsidi Rp140 juta per tahun untuk trayek Samarinda-Kembang Janggut-Tabang berjalan selama empat tahun. Program itu menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah, sekaligus memberikan akses transportasi bagi masyarakat pedesaan.

Dia mendesak pemerintah untuk tidak mengurangi anggaran subsidi transportasi umum, bahkan teharusnya menambahnya. Sehingga, visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

“Intervensi pemerintah perlu untuk mencegah kegagalan pasar dalam layanan transportasi perkotaan. Layanan itu akan semakin hilang jika tanpa dukungan,” ujar dia.

Tags: Anggaran BTS 2025 DikurangiIndonesia Emas 2045KemiskinanPengendalian InflasiSubsidi Transportasi UmumTransportasi Layak Huni
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Selasa, 27 Januari 2026....

PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dunia kerja masih menjadi medan berat bagi para lulusan baru. Banyak fresh graduate kesulitan menembus pasar...

Pertamina1

Jaga Keandalan Mesin Industri, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Salurkan Perdana Biosolar B40 Performance

byIsnovan Djamaludin
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) resmi memulai penyaluran perdana Biosolar B40 Performance (B40PF) bagi...

Berita Terbaru

POCO X8 Pro Max
Teknologi

Spesifikasi dan Harga POCO X8 Pro Max, HP Terbaru dari Xiaomi Siap Masuk Indonesia

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- POCO kembali menyiapkan kejutan besar untuk pasar Indonesia. Kali ini, brand dari Xiaomi tersebut akan membawa POCO...

Read moreDetails
Riki Matsuda

Resmi dari FIFA, Kapten Liga Jepang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

27/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

27/01/2026
PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

27/01/2026
wali kota

Wali Kota Eva Dwiana Klaim Sekolah Siger Sesuai Prosedur

27/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.