Bandar Lampung (Lampost.co)–BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandar Lampung menyerahkan santunan kematian dan kartu peserta bagi tenaga kerja honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi dihadiri Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, M. Nuh.
Sebanyak 3.128 tenaga kerja honorer Pemprov Lampung sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini bertujuan memberikan perlindungan sosial ekonomi bagi para pekerja honorer dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, ada penyerahan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris almarhum Pandu Krisna Muharwan sebesar Rp194.500.000. Terdiri dari Santunan JKM Rp42.000.000 dan manfaat beasiswa 2 orang anak Rp152.500.000 . Almarhum Pandu telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2017 dan mengikuti program JKK dan JKM. Ia meninggal dunia karena sakit.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Kematian untuk PMI di Lampung Timur
Keluarga almarhum Pandu menerima santunan kematian dan beasiswa untuk kedua anaknya. Penyerahan santunan ini merupakan wujud Negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan manfaat kepada peserta dan keluarganya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, M. Nuh, menyampaikan pemberian santunan dan kartu peserta ini merupakan langkah penting dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja honorer.
“Kami berharap dengan adanya program JKK dan JKM ini, para pekerja honorer di Provinsi Lampung dapat bekerja lebih tenang dan terlindungi dari risiko-risiko yang mungkin terjadi,” ujarnya.
“Penyerahan santunan kepada keluarga almarhum Pandu Krisna Muharwan ini bukti nyata BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan kepastian dan manfaat bagi pesertanya. Bahkan dalam kondisi yang sulit. Kami juga memberikan beasiswa sebagai bentuk dukungan kami terhadap pendidikan putra-putri almarhum,” katanya.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyambut baik inisiatif dan sinergi antara Pemprov Lampung dan BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat luas bagi seluruh tenaga kerja honorer di Provinsi Lampung.
Acara simbolis ini harapannya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja. Khususnya tenaga kerja honorer yang memiliki peran penting dalam roda pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Lampung.