Bandar Lampung (Lampost.co)–PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung memastikan pasokan listrik tetap aman saat bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 H hingga pulau terluar di Provinsi Lampung. Terdapat empat pulau terluar di Provinsi Lampung yang telah berlistrik 24 jam yang pasokan listriknya dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Keempat pulau tersebut diantaranya Pulau Sebesi, Pulau Tabuan, Pulau Legundi, dan Pulau Pisang.
General Manager PLN UID Lampung Sugeng Widodo mengatakan pasokan listrik di Provinsi Lampung dalam kondisi aman. Terutama dalam kesiagaan di bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 H.
Sugeng menuturkan hal itu saat meninjau Kantor Pelayanan Krui di Kabupaten Pesisir Barat, 16 Maret 2024. Pasokan listrik PLN yang andal turut menjaga kekhusyukan masyarakat dalam menyelenggarakan ibadah Ramadan dan Idulfitri.
Baca Juga: Donasi Listrik Gratis Pegawai PLN Bantu Harapan Keluarga Prasejahtera di Lampung
Untuk itu, Sugeng mengajak seluruh petugas PLN untuk terus bekerja dengan ikhlas dalam melayani kelistrikan untuk masyarakat.
“Seluruh insan PLN, tetaplah bekerja layani masyarakat dengan ikhlas setulus hati. Kita bertugas menjaga pasokan listrik ini tetap aman, masyarakat jadi khusyuk dan nyaman beribadah. Dengan memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang sedang beribadah merupakan pekerjaan sangat mulia,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Papan di Tugusari Lampung Barat Terbakar
Mengenai listrik di pulau terluar, khusus di Pulau Pisang yang letak geografisnya berada di perairan Samudera Hindia, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi kerap kali menghambat pendistribusian BBM untuk mengoperasikan PLTD di pulau tersebut. Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan tekad dan semangat seluruh petugas PLN dalam melayani dan memberikan listrik andal bagi masyarakat di pulau tersebut.
“PLN terus pastikan ketersediaan stok BBM untuk mengoperasikan listrik di pulau terluar Lampung, dalam kondisi aman terkendali. Mengingat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi kerap terjadi, kami mengimbau seluruh petugas PLN untuk tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam bekerja mendistribusikan BBM,” ujar Sugeng.
Sugeng juga mengapresiasi para petugas PLN yang saat ini bertugas di pulau-pulau terluar. Sebab tantangannya luar biasa dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Sementara apresiasi kepada PLN datang dari tokoh masyarakat Pulau Pisang Riko Welianwar. Selaku Peratin Sukamarga Pulau Pisang, Riko mengungkapkan, PLN dalam melistriki Pulau Pisang penuh dengan perjuangan dan dedikasi yang tinggi.
“Saya mengapresiasi yang sebesar-besarnya untuk PLN. Ombak besar dan cuaca ekstrem, PLN tetap berjuang dengan luar biasa memasok BBM ke Pulau Pisang sehingga listrik di sini terus menyala,” ucap Riko.