Kalianda (Lampost.co) — Universitas Indonesia Mandiri (UIM) menerima kunjungan resmi LLDIKTI Wilayah II dalam rangka pemantauan dan evaluasi kinerja bidang pembelajaran serta kemahasiswaan. Fokus utama kegiatan ini adalah implementasi program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Poin Penting:
-
LLDIKTI Wilayah II melakukan pemantauan kinerja pembelajaran di Universitas Indonesia Mandiri.
-
LLDIKTI II mendorong sinergi perguruan tinggi dan pemerintah.
-
Rekomendasi strategis tentang pengelolaan data, transparansi, dan penguatan asesmen RPL.
Kegiatan pemantauan LLDIKTI Wilayah II di Universitas Indonesia Mandiri bertujuan memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan tepat sasaran. Evaluasi juga menekankan transparansi dan efektivitas agar mahasiswa penerima manfaat memperoleh hak pendidikan tinggi secara adil.
Fokus Evaluasi KIP Kuliah dan RPL
Program KIP Kuliah menjadi perhatian karena mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu. Sementara itu, RPL penting sebagai skema pengakuan capaian pembelajaran dari pengalaman kerja maupun jalur nonformal.
Baca juga:
Wakil Rektor I Universitas Indonesia Mandiri, Dr. Acum Wijaya, S.E., M.M., menegaskan komitmen universitas dalam menjalankan kedua program strategis tersebut.
“Kami berkomitmen penuh melaksanakan KIP Kuliah secara transparan dan akuntabel. Kami juga mengembangkan RPL agar memberi kesempatan luas bagi masyarakat melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Apresiasi LLDIKTI Wilayah II
Tim LLDIKTI Wilayah II dipimpin Marce Lay, M.A. Ia menekankan pentingnya kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional.
“Pemantauan ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga pendampingan. Kami berharap Universitas Indonesia Mandiri bisa menjadi contoh implementasi KIP Kuliah dan RPL yang berkualitas,” kata Marce.
Selain evaluasi, LLDIKTI Wilayah II juga memberikan masukan strategis. Beberapa rekomendasi mencakup penguatan pengelolaan data penerima KIP Kuliah, transparansi penyaluran bantuan, serta penyempurnaan mekanisme asesmen RPL.
Diskusi dan Tindak Lanjut
Kegiatan berakhir dengan diskusi interaktif antara tim LLDIKTI II dan pimpinan Universitas Indonesia Mandiri. Hasil diskusi menegaskan sinergi berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi.
Harapannya, dengan pemantauan tersebut, Universitas Indonesia Mandiri semakin optimal dalam melaksanakan KIP Kuliah dan RPL. Program tersebut mendukung visi pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, sekaligus mendorong daya saing sumber daya manusia Indonesia.

![Pelatihan ISO 9001 BSPI Bandar Lampung[1]](https://lampost.co/wp-content/uploads/2025/11/Press-Release-Pelatihan-ISO-9001-BSPJI-Bandar-Lampung1-350x250.jpg)


![Pelatihan ISO 9001 BSPI Bandar Lampung[1]](https://lampost.co/wp-content/uploads/2025/11/Press-Release-Pelatihan-ISO-9001-BSPJI-Bandar-Lampung1-360x180.jpg)



