Bandar Lampung (Lampost.co)—Universitas Malahayati kembali menunjukkan peran aktifnya dalam penguatan kualitas pendidikan nasional dengan menggelar International Professors Summit pada Rabu, 7 Januari 2026. Forum ilmiah berskala internasional ini berlangsung di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati. Kegitan tersebut mengusung tema National Numeracy Crisis: The Strategic Role of Mathematics Education, from School to Higher Education.
Kegiatan tersebut menjadi ruang akademik strategis untuk membahas peran penting pendidikan matematika dalam menjawab tantangan krisis numerasi nasional, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. International Professors Summit menghadirkan sejumlah profesor dan akademisi nasional maupun internasional guna berbagi gagasan, hasil riset, serta solusi berbasis keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Prof. Ismail bin Mohd dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT), pakar di bidang Global Optimization, menyampaikan salah satu materi utama. Dalam makalah pidato pengukuhan berjudul Kesayutan yang Tidak Tercapai, Mengembara di Kelajuan Cahaya, Prof. Ismail mengkaji secara mendalam keterbatasan pendekatan numerik dan komputasi dalam matematika. Khususnya dalam menyelesaikan persoalan kompleks yang mengandung ketidakpastian.
Baca juga: Dies Natalis Ke-32, Unmal Dorong Perbaikan TKA lewat International Professors Summit
Ia memaparkan berbagai konsep matematika yang umum digunakan dalam komputasi numerik, seperti selang, graf, kecerunan, pencarian akar, hingga metode Newton. Menurutnya, meskipun metode-metode tersebut banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, tidak semua persoalan matematika dapat diselesaikan secara eksak melalui perhitungan komputer. Keterbatasan tersebut menjadi tantangan serius dalam penerapan matematika terapan, terutama pada persoalan berskala besar dan kompleks.
Sebagai alternatif, Prof. Ismail memperkenalkan aritmetik selang (interval arithmetic) sebagai pendekatan untuk mengendalikan ketidakpastian dan galat perhitungan. Dia menilai pendekatan ini mampu memberikan batasan nilai solusi yang lebih aman serta menjamin keberadaan solusi dalam rentang tertentu, meskipun solusi eksak tidak dapat tercapai secara langsung.
“Kesadaran terhadap keterbatasan komputasi merupakan hal yang sangat penting dalam matematika terapan. Aritmetik selang menawarkan pendekatan yang lebih realistis dan aman dalam menyelesaikan persoalan numerik yang kompleks,” ujar Prof. Ismail.
Pemaparan tersebut mendapat perhatian besar dari para peserta karena relevansinya dengan pengembangan pendidikan matematika serta penerapannya dalam dunia nyata. Diskusi yang berlangsung juga memperkaya wawasan peserta mengenai pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran dan riset matematika.
Baca juga: Universitas Malahayati Lanjutkan International Professors Summit melalui Kegiatan Goes to School di SMAN 5 Bandar Lampung
Melalui penyelenggaraan International Professors Summit, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong diskusi akademik berkualitas dan berkontribusi aktif dalam peningkatan literasi serta numerasi nasional melalui pendekatan ilmiah yang inovatif dan berkelanjutan.







