TPID Lampung Selatan Tancap Gas Kendalikan Inflasi, GPM Rutin Jadi Andalan Stabilkan Harga

Editor Adi Sunaryo
Rabu, 29 April 2026 20.07 WIB
TPID Lampung Selatan Tancap Gas Kendalikan Inflasi, GPM Rutin Jadi Andalan Stabilkan Harga
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Senin (27/4/2026). Dok/Pemkab Lamsel

Kalianda (Lampost.co)— Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung Selatan mempercepat langkah pengendalian harga bahan pokok menyusul tren kenaikan sejumlah komoditas pangan di berbagai daerah. Pemerintah daerah menekankan penguatan pasokan dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai strategi utama menjaga stabilitas harga sepanjang 2026.

Penegasan langkah ini usai TPID mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual, Senin (27/4/2026). Sebagai pemimpin rapat tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, yang menyoroti kenaikan harga komoditas strategis seperti cabai, minyak goreng, gula pasir, hingga beras.

Baca juga: Duka Nasional, Bupati Egi dan Ratusan Jemaah di Kalianda Gelar Salat Gaib untuk Korban Tragedi Kereta di Bekasi

Tomsi mengungkapkan, tren kenaikan harga cabai terus meluas di berbagai daerah. Bahkan, lonjakan harga minyak goreng kini terjadi di lebih dari 200 kabupaten/kota.

“Kita harus detailkan persoalan ini dan mencari solusi konkret. Jangan sampai rapat panjang tanpa hasil,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, TPID Lampung Selatan langsung memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan pasokan tetap aman di pasar.

Salah satu langkah konkret yang terus digencarkan adalah pelaksanaan GPM secara rutin setiap Kamis di Lapangan Korpri Kalianda. Program ini memungkinkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjadi intervensi langsung pemerintah dalam menekan gejolak harga.

Dengan strategi ini, TPID optimistis mampu menjaga inflasi tetap terkendali. Memperkuat daya beli masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tekanan harga pangan nasional.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI