PPDBpendidikan

Disdukcapil Temukan Dokumen Bodong dalam PPDB SMA

( kata)
Disdukcapil Temukan Dokumen Bodong dalam PPDB SMA
Kadisdukcapil Bandar Lampung Ahmad Zainuddin


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Disdikbud Lampung melakukan verifikasi faktual data kependudukan dalam proses PPDB 2020. Dalam verifikasi itu Disdikbud melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mulai 19-21 Juni 2020.

Dalam proses tersebut Disdukcapil mengaku berhasil menemukan dokumen kependudukan yang tidak valid. Hal itu diungkapkan oleh Kadisdukcapil Bandar Lampung Ahmad Zainuddin, Senin, 22 Juni 2020.

"Kita temukan ada ratusan, sudah kita serahkan ke sekolah masing-masing," ungkapnya saat ditemui di Kantor Disdukcapil Bandar Lampung.

Ia mengatakan ada unsur kesengajaan dari pihak peserta ppdb atau orang tua. Kesengajaan itu adalah ketidaksesuaian data dengan keadaan saat ini. Selain itu, unsur kesengajaan juga terdapat pada usia kartu keluarga yang menjadi syarat dalam PPDB.

"Ada unsur kesengajaan dari pihak-pihak calon siswa tentunya orang tuanya yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan saat ini, sedangkan jika usia KK yang 1 tahun kurang artinya dia membuat KK itu terbit lebih dari bulan Juni 2019," ujarnya.

Diketahui, berdasarkan Kemendikbud nomor 44 tahun 2019 tentang PPDB, dalam sistem zonasi peserta mesti bertempat tinggal minimal 1 tahun di zona sekolah dengan melampirkan kartu keluarga (KK). Untuk PPDB 2020 usia KK dihitung minimal terbit pada 18 Juni 2019.

Setiaji Bintang Pamungkas






Berita Terkait



Komentar