Strategi tersebut dilakukan setelah merger tiga operator yakni XL, Axis, dan Smartfren dalam satu ekosistem layanan telekomunikasi.
BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — PT XLSMART terus memperkuat segmentasi pasar melalui brand Smartfren dengan menyasar keluarga, pekerja digital, hingga pelaku UMKM di Provinsi Lampung. Strategi tersebut dilakukan setelah merger tiga operator yakni XL, Axis, dan Smartfren dalam satu ekosistem layanan telekomunikasi.
Group Head Marketing Segment SMARTFREN XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo mengatakan penggabungan tiga provider tersebut dilakukan untuk mempercepat pelayanan kepada pelanggan loyal XL, Axis, dan Smartfren di seluruh Indonesia, termasuk Lampung.
Menurutnya, Smartfren memiliki segmentasi pasar yang spesifik. Apalagi pada bidang olahraga dan musik yang diminati masyarakat lintas usia.
“Smartfren memiliki kekuatan di segmen olahraga dan musik. Salah satu bentuknya melalui event Smartfren Run yang sudah digelar di berbagai daerah. Lampung menjadi provinsi ke-40 penyelenggaraan event tersebut,” katanya dalam Media Gathering di Lounge Bar Hotel Novotel Lampung, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menambahkan, pada tahun lalu Smartfren bahkan meraih rekor MURI sebagai operator provider yang paling banyak menggelar event lari di Indonesia.
Sementara itu, Brand Marketing SMARTFREN XLSMART, Edtine Pamilien Gensana menjelaskan Smartfren mengusung tagline
“Smartfren Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dengan fokus menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Menurutnya, segmen keluarga menjadi salah satu target utama karena kebutuhan internet saat ini sudah menjadi bagian penting aktivitas sehari-hari, baik bagi orang tua maupun anak-anak.
“Produk XL Smart yang terintegrasi antara XL, Axis, dan Smartfren memberikan banyak benefit ketika digunakan dalam satu komunitas keluarga,” ujarnya.
Selain keluarga, Smartfren juga menyasar pekerja generasi milenial dan Gen X yang membutuhkan koneksi internet stabil untuk mendukung produktivitas kerja. Segmen lainnya adalah pelaku UMKM yang kini sangat bergantung pada internet cepat untuk aktivitas digital marketing dan penjualan online.
Edtine mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait kuota internet yang cepat habis. Karena itu, Smartfren menghadirkan program unlimited dan kuota nonstop agar pelanggan tetap dapat terhubung kapan saja.
“Walaupun kuota utama habis, internet tetap bisa digunakan. Ini cocok untuk pekerja online maupun masyarakat yang sering menikmati konten YouTube,” jelasnya.
Regional Group Head Southern Sumatera XLSMART, Desy Sari Dewi menambahkan perusahaan terus memperkuat infrastruktur jaringan di Lampung dengan menambah BTS hingga 25 persen. Selain itu, mereka memperluas coverage jaringan mencapai 96 persen populasi di provinsi tersebut.
Menurutnya, penguatan jaringan dilakukan untuk mempercepat konektivitas internet secara merata hingga berbagai daerah.
“Smartfren juga sudah mendukung penggunaan e-SIM serta layanan telepon sepuasnya sesama pengguna XL Smart, baik Smartfren, XL, maupun Axis,” katanya.
Selain memperkuat jaringan, XLSMART juga terus memperkenalkan produk melalui media engagement, branding area publik, interaksi digital, community engagement, hingga penyelenggaraan event besar.
Head of Distribution SS Lampung XLSMART, Trisna Gunawan menambahkan sepanjang 2026 pihaknya terus melakukan pembangunan BTS baru. Terutama di wilayah wisata dan objek vital, guna memastikan kualitas jaringan tetap optimal.
Ia menyebutkan, dari total 229 kecamatan di Lampung, sebanyak 228 kecamatan telah terjangkau BTS XLSMART. Saat ini hanya tersisa satu wilayah di Lampung Barat yang masih dalam tahap pengembangan jaringan.
“Setiap BTS yang dibangun dapat meng-cover tiga brand sekaligus, yakni XL, Axis, dan Smartfren,” ujarnya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update