Keberhasilan ini sekaligus menjadi gelar juara liga pertama bagi The Gunners sejak era legendaris Invincibles yang tidak terkalahkan pada musim 2003/2004 silam di bawah asuhan Arsène Wenger.
London (Lampost.co)–Penantian panjang selama lebih dari dua dekade itu akhirnya resmi berakhir. Arsenal keluar sebagai juara kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League musim 2025/2026. Kepastian gelar juara yang sangat bersejarah ini didapat setelah rival terdekat mereka, Manchester City, ditahan imbang dengan skor 1-1 oleh tuan rumah AFC Bournemouth pada laga tunda pekan ke-37, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang The Citizens membuat Arsenal kini unggul empat poin bersih di puncak klasemen sementara. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan satu pertandingan pamungkas di pekan depan, perolehan poin skuad Meriam London secara matematis sudah tidak mungkin lagi terkejar. Keberhasilan ini sekaligus menjadi gelar juara liga pertama bagi The Gunners sejak era legendaris Invincibles yang tidak terkalahkan pada musim 2003/2004 silam di bawah asuhan Arsène Wenger.
Pencapaian luar biasa Arsenal musim ini tidak lepas dari tangan dingin sang manajer, Mikel Arteta. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada Desember 2019, juru taktik asal Spanyol tersebut sukses merombak total wajah tim, membangun mentalitas pemenang, dan menyuntikkan filosofi permainan yang atraktif.
Melalui sebuah video emosional yang rilis di media sosial resmi klub, Arteta tidak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya setelah membawa Arsenal kembali ke singgasana tertinggi sepak bola Inggris.
“Kami kembali membuat sejarah, bersama-sama. Saya tidak bisa lebih bahagia dan lebih bangga kepada semua orang yang terlibat di klub sepak bola ini. Mari menikmati momen ini,” ujar Arteta dengan penuh emosi.
Keberhasilan musim ini terasa jauh lebih spesial dan melegakan bagi publik Emirates Stadium. Pasalnya, dalam tiga musim beruntun sebelumnya, Arsenal selalu harus menelan pil pahit finis di posisi runner-up akibat selalu kalah bersaing pada menit-menit akhir dari Manchester City. Namun pada musim 2025/2026 ini, Bukayo Saka dan kolega akhirnya mampu membuktikan kedewasaan mereka dengan menjaga konsistensi performa hingga kompetisi berakhir.
Keberhasilan armada Mikel Arteta mengunci trofi Premier League langsung memancing respons emosional manajer legendaris Arsenal, Arsène Wenger. Pria asal Prancis yang memberikan trofi liga terakhir bagi klub 22 tahun lalu itu turut memberikan ucapan selamat yang menyentuh hati kepada juniornya.
“Kalian berhasil melakukannya. Para juara terus melangkah ketika yang lain berhenti. Ini adalah waktumu. Sekarang nikmati setiap momennya,” ujar Wenger dengan penuh kebanggaan.
Sementara itu, atmosfer perayaan para pemain Arsenal berlangsung luar biasa meriah di pusat latihan klub, London Colney. Seluruh anggota skuad berkumpul bersama untuk menyaksikan laga antara Manchester City dan Bournemouth melalui layar kaca. Begitu wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga di Vitality Stadium, ruang santai London Colney langsung pecah oleh sorak-sorai, pelukan, dan tangis bahagia para pemain.
Gelandang jangkar andalan mereka, Declan Rice, langsung merayakan momen krusial tersebut dengan mengunggah foto bersama Bukayo Saka, Kai Havertz, William Saliba, dan rekan-rekan setimnya di akun media sosial pribadinya. Unggahan tersebut lengkap dengan takarir (caption) singkat yang ikonik: “Sudah kubilang…ini selesai.”
Trofi musim ini merupakan gelar juara liga ke-14 bagi Arsenal sepanjang sejarah klub. Sekaligus menjadi yang keempat di era modern Premier League. Selain memutus kutukan 22 tahun, Mikel Arteta juga resmi mencatatkan namanya dalam buku sejarah emas klub. Dia menjadi mantan kapten dan pemain Arsenal pertama yang sukses membawa tim merengkuh trofi juara Liga Inggris dalam peran sebagai pelatih kepala.
Meski pesta juara domestik sudah mulai di London Utara, fokus Arsenal tidak akan kendur begitu saja. The Gunners masih berpeluang besar mencatatkan musim paling spektakuler sepanjang sejarah klub. Mereka akan terbang ke panggung final UEFA Champions League untuk menantang raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Jika berhasil menang, Arsenal akan mengawinkan gelar domestik dan Eropa lewat torehan double winners yang bersejarah.
Di sisi lain, manajer Manchester City, Pep Guardiola, menunjukkan sportivitas tinggi. Juru taktik yang juga merupakan mentor Arteta itu memberikan ucapan selamat yang tulus atas kesuksesan rival terberatnya tersebut.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Arsenal, Mikel, staf pelatih, dan para suporternya atas gelar Premier League yang memang pantas mereka raih,” ujar Pep Guardiola dengan berjiwa besar.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update