Nathan Tjoe-A-On Bawa Willem II Tilburg Promosi ke Eredivisie lewat Drama Penalti

Kepastian promosi setelah Willem II menundukkan FC Volendam melalui adu penalti yang berakhir 5-4 pada leg kedua final play-off promosi, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat.

Editor Isnovan Djamaludin
Minggu, 24 Mei 2026 20.47 WIB
Nathan Tjoe-A-On Bawa Willem II Tilburg Promosi ke Eredivisie lewat Drama Penalti
Pemain Tim Nasional Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, resmi bergabung dengan klub Eerste Divisie Belanda Willem II. Foto: willem-ii.nl

Tilburg (Lampost.co)–Kabar membanggakan kembali datang dari pesepak bola Tanah Air yang tengah meniti karier di Benua Eropa. Pemain belakang andalan Tim Nasional Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, sukses mengukir prestasi emas dengan membawa klubnya, Willem II Tilburg, resmi mengamankan tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie, untuk musim 2026/2027.

Kepastian promosi tersebut setelah Willem II menundukkan FC Volendam melalui babak adu penalti yang berakhir dengan skor 5-4 pada leg kedua final play-off promosi, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat.

Berdasarkan data resmi Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda), klub berjuluk Superkruiken tersebut terpaksa harus menentukan nasib mereka lewat drama tos-tosan setelah agregat kedua tim berimbang kuat 3-3. Pada pertemuan leg pertama di kandang sendiri, Willem II sempat menelan kekalahan tipis 1-2.

Baca juga: PSV Kampiun Liga Belanda Setelah Hajar Sparta Rotterdam 3-1

Namun, mental juang tinggi Willem II perlihatkan saat melakoni leg kedua di markas Volendam. Willem II sukses membalikkan keadaan dengan unggul 2-1 hingga waktu normal berakhir. Sehingga agregat menjadi sama kuat dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti.

Kejutan Dua Gol Cepat Willem II

Dalam pertandingan hidup-mati itu, pelatih Willem II memberikan kepercayaan besar kepada Nathan Tjoe-A-On dengan menurunkannya sebagai starter sejak menit awal di sektor kiri lini belakang. Kehadiran bek serbabisa asal Indonesia ini terbukti mampu memberikan rasa aman sekaligus stabilitas dalam mengawal benteng pertahanan tim tamu dari gempuran penyerang Volendam.

Willem II yang mengusung misi wajib menang langsung tampil menggebrak dan ofensif sejak peluit kick-off berbunyi. Pertandingan baru berjalan tujuh menit ketika keran gol mereka terbuka.

Bek sayap Siegert Baartmans sukses melepaskan sepakan keras setelah menyambar umpan silang akurat Mounir El Allouchi dari sektor kanan penyerangan. Skor 1-0 langsung mengubah atmosfer pertandingan.

Gelombang tekanan tim tamu tidak mengendur. Pada menit ke-17, Willem II menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini giliran gelandang berbakat Finn Stam yang mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi sepakan melengkung dari tepi luar kotak penalti yang gagal penjaga gawang FC Volendam antisipasi.

Keunggulan dua gol cepat ini sempat membuat Willem II berada di atas angin karena berbalik unggul secara agregat. Namun, Volendam merespons dengan cepat sebelum turun minum.

Pada menit ke-36, Yannick Leliendal memperkecil ketinggalan tuan rumah melalui tendangan mendatar yang menyasar pojok bawah gawang Willem II. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.

Ketegangan Extra-Time dan Penyelamatan Epik Thomas Didillon

Memasuki interval babak kedua, pertandingan berjalan makin sengit dan menjurus keras. Kedua kesebelasan saling jual-beli serangan demi bisa mencetak gol penentu. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang emas terbuang percuma.

Hingga 90 menit waktu normal usai, skor 2-1 tidak berubah, sehingga agregat imbang 3-3 memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu (extra-time) 2 x 15 menit. Pada fase krusial ini, intensitas permainan tetap tinggi, namun faktor kelelahan fisik mulai terlihat melanda para pemain di lapangan.

Nathan Tjoe-A-On sendiri menyudahi penampilannya yang solid pada menit ke-106 babak extra-time. Ia ditarik keluar tim pelatih untuk digantikan Mika de Jonge guna menyegarkan kembali area pertahanan. Karena tidak ada gol tambahan yang tercipta sepanjang 30 menit babak tambahan, pemenang tiket promosi pun harus lewat adu penalti.

Pada babak adu penalti, para eksekutor Willem II Tilburg tampil dengan ketenangan yang luar biasa di bawah tekanan ribuan suporter lawan. Momen penentu kemenangan akhirnya lahir setelah kiper tangguh Willem II, Thomas Didillon, tampil sebagai pahlawan dengan mementahkan tendangan penalti pemain Volendam, Nordin Bukala.

Willem II pun menutup babak adu penalti dengan keunggulan 5-4, sekaligus memastikan diri kembali naik kasta ke Eredivisie. Ini merupakan momentum kembalinya Willem II ke liga teratas Negeri Kincir Angin setelah terakhir kali merasakannya pada musim 2024/2025 lalu. Bagi Nathan Tjoe-A-On, keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan karier sepak bola profesionalnya di Eropa.

Susunan Pemain:

FC Volendam: Barry Lauwers (PG); Deron Payne, Xavier Mbuyamba, Benaissa Benamar, Brian Plat; Milan de Haan, Luke Le Roux, Calvin Twigt; Bilal Ould-Chikh, Robert Mühren, Yannick Leliendal.

Pelatih: Regillio Simons

Willem II Tilburg: Thomas Didillon (PG); Siegert Baartmans, Raffael Behounek, Tommy St. Jago, Nathan Tjoe-A-On (Mika de Jonge 106’); Jesse Bosch, Finn Stam, Mounir El Allouchi; Nick Doodeman, Jeredy Hilterman, Ringo Meerveld.

Pelatih: Peter Maes

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI