Persis Solo Resmi Terdegradasi meski Menang di Tangerang

Meski memiliki koleksi poin akhir sama dengan PSM Makassar, Persis Solo kalah dalam rekor head-to-head dengan skuad Juku Eja sepanjang musim ini sehingga harus rela terlempar ke posisi ke-16.

Editor Isnovan Djamaludin
Minggu, 24 Mei 2026 16.50 WIB
Persis Solo Resmi Terdegradasi meski Menang di Tangerang
Persis Solo menjadi tim ketiga yang pasti terdegradasi dari Liga Super Indonesia musim ini. Foto: Instagram @persisofficial

Tangerang (Lampost.co)–Klub kebanggaan warga Surakarta, Persis Solo, harus mengalami nasib tragis. Skuad Laskar Sambernyawa resmi terdegradasi dari kompetisi Liga Super Indonesia musim 2025/2026 menyusul hasil dramatis pada rangkaian pertandingan pekan ke-34 atau laga pamungkas yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) malam WIB. Persis Solo menjadi tim ketiga sekaligus terakhir yang terlempar dari kompetisi kasta tertinggi musim ini.

Pil pahit ini terasa sangat menyesakkan bagi para pendukungnya. Pasalnya, saat melakoni laga tandang ke markas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Persis Solo sebenarnya tampil luar biasa dan sukses mengamankan kemenangan telak 3-1. Namun, tambahan tiga angka di markas lawan tersebut nyatanya tidak cukup menyelamatkan mereka dari jeratan zona merah klasemen akhir.

Perlawanan Sengit Laskar Sambernyawa di Banten

Sejak peluit babak pertama berbunyi, Persis Solo yang mengusung misi wajib menang langsung memperagakan skema permainan ofensif yang agresif. Lini depan mereka lewat duet Dimitri dan Gomes berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Pendekar Cisadane—julukan Persita.

Baca juga: Madura United Bertahan di Liga 1 Usai Hantam PSM Makassar 2-0

Kerja keras tim tamu akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43. Berawal dari ruang terbuka di lini tengah, Jefferson melepaskan eksekusi tendangan jarak jauh yang meluncur deras tanpa mampu kiper Persita, Igor Rodrigues, bendung. Skor 1-0 untuk keunggulan Persis bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki interval babak kedua, jalannya pertandingan berlangsung lebih terbuka dengan tempo yang makin cepat. Persis Solo yang membutuhkan margin gol aman sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-73. Pemain pengganti, Miroslav Maricic, berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi peluang matang lewat sontekan dinginnya di mulut gawang.

Tensi pertandingan kian memuncak pada menit-menit akhir laga. Persita Tangerang sempat memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui aksi individu Pablo Ganet yang menembus jala gawang Marko Vranes pada menit ke-89.

Namun, mental juang anak-anak Solo tidak runtuh. Tepat di masa injury time (90+2′), Persis langsung mengunci kemenangan mutlak menjadi 3-1 berkat gol larut Dejan Tumbas.

Kalah Aturan Head-to-Head dari PSM Makassar

Sayangnya, euforia perayaan kemenangan di lapangan hijau segera berubah menjadi tangis kekecewaan yang mendalam sesaat setelah peluit panjang berbunyi. Tambahan tiga poin dari markas Persita membuat Persis Solo menutup musim kompetisi dengan total raihan 34 poin. Akumulasi angka tersebut sebenarnya sama persis dengan koleksi poin milik PSM Makassar yang bertengger di posisi aman ke-15.

Namun, regulasi ketat BRI Super League menetapkan aturan rekor pertemuan langsung atau head-to-head sebagai pembeda utama andai ada dua tim atau lebih yang memiliki poin serupa di akhir musim. Karena Persis Solo tercatat kalah dalam rekor head-to-head dengan skuad Juku Eja sepanjang musim ini, mereka kalah secara administrasi dan harus rela terlempar ke posisi ke-16.

Di saat yang bersamaan, PSM Makassar sendiri menelan kekalahan 0-2 dari Madura United, sebuah hasil akhir yang membuat Laskar Sape Kerrab aman di kasta tertinggi dengan menjauh dari kejaran Persis Solo.

Dengan hasil dramatis ini, Persis Solo turun kasta ke kompetisi Liga 2 (Championship). Ada pun dua tim lain, yang sudah turun kasta yakni Semen Padang dan PSBS Biak. Semen Padang di peringkat ke-17 dengan raihan 20 poin. PSBS Biak di posisi juru kunci yang hanya mampu mengoleksi 18 poin sepanjang musim bergulir.

Susunan Pemain:

Persita Tangerang: Igor Rodrigues (PG); Mario Jardel (Alves 73’), Javlon Guseynov, Shukurali Kozubaev, Zalnando (Nursofyan 81’); Bruno Bueno, Pablo Ganet; Hokky Caraka (Jack Brown 81’), Rayco Rodríguez, Andriano Saputra (Sahrul 46’); Andrejic (Ahmad Hardianto 58’).

Persis Solo: Marko Vranes (PG); Mijic, Dumancic, Kadek Raditya (Gavin Kwan Adsit 10’, Eky Taufik 73’), Alfriyanto Nico (Yabes Roni 46’); Carioca (Alba 73’), Zanadin Fariz, Dejan Tumbas, Alrizky; Dimitri (Miroslav Maricic 67’), Gomes.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI