Kemenangan fantastis ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menembus posisi empat besar di penghujung musim Super League 2025/2026.
Padang (Lampost.co)–Persebaya Surabaya menunjukkan performa yang luar biasa demi mengamankan ambisi mereka finis di papan atas klasemen. Bertandang ke Stadion H. Agus Salim pada Jumat (15/5/2026), tim berjuluk Bajul Ijo tersebut sukses mempencundangi tuan rumah Semen Padang FC dengan skor mencolok 7-0. Kemenangan fantastis ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menembus posisi empat besar di penghujung musim Super League 2025/2026.
Sejak peluit babak pertama berbunyi, Persebaya yang berada di bawah asuhan pelatih Imam Nahurarury langsung mengambil inisiatif serangan. Tidak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-15, Francisco Rivera sukses menggetarkan jala gawang Semen Padang melalui aksi individu yang ciamik.
Hanya berselang tiga menit, Persebaya menggandakan keunggulan. Kali ini giliran bek sayap Arief Catur Pamungkas yang mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi umpan matang dari Rivera. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, meski Persebaya terus mengurung pertahanan Kabau Sirah.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Persebaya tidak menurun sedikit pun. Pada menit ke-50, Bruno Moreira memperlebar jarak menjadi 3-0. Situasi bagi Semen Padang makin diperparah setelah bek mereka, Ade Kristiano, harus keluar lapangan pada menit ke-61 akibat menerima kartu kuning kedua.
Lini serang Persebaya memanfaatkan dengan sangat efektif keunggulan jumlah pemain. Mihailo Perovic menambah penderitaan tuan rumah lewat golnya pada menit ke-62. Namun, sorotan utama pada laga ini jatuh kepada pemain pengganti, Bruno Paraiba, yang masuk menggantikan Perovic.
Bruno Paraiba tampil sangat haus gol sejak masuk ke lapangan. Ia memulai aksi golnya melalui titik putih pada menit ke-65 setelah Bruno Moreira mendapat pelanggaran di kotak penalti. Tidak puas dengan satu gol, Paraiba kembali mencetak gol lewat penyelesaian tajam pada menit ke-73.
Pesta gol Persebaya akhirnya ditutup secara dramatis pada masa injury time (90+3′). Sundulan akurat Paraiba memastikan dia mencatatkan hattrick sekaligus mengunci kemenangan 7-0. Hasil ini menjadi kekalahan terbesar Semen Padang di musim ini sekaligus membenamkan mereka dalam tren negatif.
Tambahan tiga poin ini sangat krusial bagi Persebaya Surabaya. Saat ini mereka naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 55 poin dari 33 pertandingan. Posisi ini menggeser Dewa United yang baru memainkan 32 laga. Perjuangan memperebutkan tiket ke kompetisi Asia pun kini makin terbuka lebar bagi skuad kebanggaan bonek tersebut.
Susunan Pemain:
Semen Padang FC: Achmad Iqbal Bachtiar; Ade Kristiano, Asyraq Gufran, Ricki Ariansyah, Samuel Christianson; Irsyad Maulana, Ripal Wahyudi, Rosad Setiawan; Firman Juliansyah, Guillermo Fernandez, Kasim Botan. Pelatih: Bernardo Tavares.
Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani; Arief Catur Pamungkas, Gustavo Fernandes, Jefferson Junio, Risto Mitrevski; Francisco Rivera, Milos Raickovic, Toni Firmansyah; Bruno Moreira, Mihailo Perovic, Riyan Ardiansyah. Pelatih: Imam Nahurarury.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update