Persebaya Surabaya resmi menutup musim kompetisi dengan bertengger di posisi keempat klasemen akhir lewat koleksi 58 poin dari 34 pertandingan.
Surabaya (Lampost.co)–Persebaya Surabaya menutup kiprah mereka di kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 dengan torehan yang sangat fantastis. Berlaga di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut mengamuk dan melumat tamunya, Persik Kediri, dengan skor telak 5-0 tanpa balas pada laga pekan pamungkas yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (23/5/2026) malam WIB.
Lima gol kemenangan mutlak Persebaya masing-masing sumbangan brace sang kapten Bruno Moreira, serta gelontoran tiga gol tambahan dari Malik Risaldi, Gustavo Fernandes, dan pemain pengganti Bruno Paraiba. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Persebaya di papan atas klasemen akhir musim ini.
Sejak peluit awal berbunyi, Persebaya langsung mengambil kendali permainan secara penuh. Anak asuh Fernando Jose membangun skema serangan rapi dari lini bawah untuk membongkar pertahanan berlapis Persik Kediri. Tekanan demi tekanan Persebaya lancarkan sejak menit pertama, membuat lini belakang tim tamu kelabakan.
Peluang emas pertama Persebaya hadir pada menit kesembilan melalui eksekusi sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, namun bola masih mampu kiper Persik, Husna Al Malik, mentahkan. Kebuntuan GBT akhirnya resmi pecah pada menit ke-13. Berawal dari umpan matang Bruno Moreira di sisi kanan pertahanan lawan, Malik Risaldi dengan cerdik melepaskan sontekan terukur yang merobek jala Persik, mengubah skor menjadi 1-0.
Persik Kediri sempat berusaha bangkit dan membalas, namun rapatnya barisan pertahanan Persebaya lewat kawalan Risto Mitrevski tampil terlalu solid sehingga tekanan tim tamu tak berdampak. Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-44, Persebaya sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Menerima umpan manis dari Milos Raickovic, Bruno Moreira melepaskan sepakan melengkung ke pojok kiri atas gawang Persik yang gagal kiper lawan jangkau.
Memasuki interval babak kedua, Persebaya Surabaya tidak menurunkan intensitas gempuran mereka. Baru berjalan empat menit (49′), Francisco Rivera mendapat peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persik, meski eksekusinya gagal berbuah gol.
Macan Putih—julukan Persik—membalas mengancam pada menit ke-53 melalui sundulan tajam Yandi Sofyan. Namun, kiper timnas Ernando Ari tampil sigap menepis bola keluar.
Persebaya makin menjauh menjadi 3-0 pada menit ke-64 melalui situasi sepak pojok. Umpan lambung akurat Gali Freitas bersambut sundulan bertenaga Gustavo Fernandes yang menghunjam deras ke dalam gawang Persik.
Gelombang serangan tuan rumah kembali membuahkan hasil pada menit ke-80. Memanfaatkan blunder Husna Al Malik yang meninggalkan sarangnya, pemain pengganti Bruno Paraiba dengan dingin menjebol gawang tim tamu dari sisi kiri untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Pesta gol di Gelora Bung Tomo berakhir secara elegan pada menit ke-88. Bruno Moreira melengkapi torehan keduanya (brace) setelah melakukan kombinasi umpan satu-dua yang cantik dengan Rivera, sebelum akhirnya mengecoh penjaga gawang Persik untuk mengunci kemenangan mutlak menjadi 5-0.
Dengan hasil memuaskan ini, Persebaya Surabaya menutup musim di posisi keempat klasemen akhir lewat koleksi 58 poin dari 34 laga. Sepanjang musim, Bajul Ijo mencatatkan rekor impresif 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Serta produktivitas tinggi dengan lesatan total 61 gol.
Di sisi lain, Persik Kediri harus puas mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan raihan 39 poin. Hasil dari 11 kemenangan, 6 seri, dan 17 kali menelan kekalahan.
Kompetisi musim ini resmi mendudukkan Persib Bandung sebagai juara sah dengan 79 poin (unggul head-to-head atas Borneo FC dengan poin sama). Menyusul kemudian Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan 71 poin. Sementara itu, tiga tim harus terdegradasi ke kasta kedua musim depan adalah Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.
Susunan Pemain:
Persebaya Surabaya: Ernando Ari Sutaryadi (PG), Arief Catur Pamungkas (Koko Ari Araya 38′), Risto Mitrevski, Francisco Israel Rivera Davalos (C), Bruno Moreira Soares, Mihailo Perovic (Gali Freitas 45′), Jefferson Junio, Gustavo Fernandes, Toni Firmansyah, Malik Risaldi (Bruno Paraiba 79′), Milos Raickovic (Ichas Baihaqi 79′).
Pelatih: Fernando Jose
Persik Kediri: Husna Al Malik Riwani Saputra (PG), Hamdi Garcia Lugea, Jon Miguel Toral Resurreccion (Supriadi 68′), Ernesto Gomez Munoz (Faris Aditama 84′), Telmo Ferreira Castanheira (Syahrian Abimanyu 79′), Al Hamra Hehanussa (C), I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra (Meneses 68′), Vava Mario Yagalo (Novi Setiawan 45′), Adrian Nicolas Luna Retamar, Muhammad Firli, Rodrigo da Silva Dias (Yandi Sofyan 27′).
Pelatih: Marcos Reina Torres.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update