Bandar Lampung (lampost.co) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I melaksanakan program pembuatan dan pemasangan jaring besi penghambat sampah di saluran drainase Kelurahan Kangkung, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah sekaligus mencegah penyumbatan drainase yang berpotensi memicu banjir.
Program tersebut menjadi salah satu program kerja utama mahasiswa KKN Unila di Kelurahan Kangkung. Permasalahan sampah rumah tangga yang terbawa aliran air dan menumpuk di saluran drainase dinilai masih kerap terjadi, terutama saat curah hujan meningkat. Kondisi ini tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga menurunkan kualitas lingkungan permukiman warga.
Melalui pemasangan jaring besi penghambat sampah, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan solusi sederhana namun aplikatif.
Menahan Sampah
Jaring besi dipasang untuk menahan sampah agar tidak terus terbawa arus dan menutup saluran, sehingga memudahkan proses pembersihan secara berkala oleh warga maupun petugas kebersihan.
Dalam pelaksanaannya, jaring besi dipasang di tiga titik yang dinilai rawan terjadi penumpukan sampah. Ketiga lokasi tersebut berada di Lingkungan 1 RT 3, Lingkungan 2 RT 15, serta Lingkungan 3 Kelurahan Kangkung. Penentuan titik pemasangan dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan serta koordinasi dengan pihak kelurahan dan masyarakat setempat.
Proses pembuatan dan pemasangan jaring besi melibatkan seluruh mahasiswa KKN Unila Periode I di Kelurahan Kangkung.
Kegiatan dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar, mulai dari pengukuran saluran drainase, perakitan jaring besi, hingga pemasangan di lokasi yang telah ditentukan.
Antusiasisme Warga
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga turut membantu proses pemasangan dan memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program kerja mahasiswa KKN, sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan warga.
Mahasiswa KKN Unila menilai pemasangan jaring besi ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Dengan adanya jaring penghambat sampah, warga diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, keberadaan jaring besi diharapkan dapat meminimalkan risiko banjir lokal akibat tersumbatnya saluran air, khususnya saat hujan deras.
Drainase yang lancar dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan nyaman.
Memberi Manfaat
Mahasiswa KKN Unila Periode I berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Kangkung. Mereka juga mendorong agar warga dapat merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila berupaya berkontribusi nyata dalam upaya pengelolaan lingkungan di tingkat kelurahan. Program sederhana berbasis kebutuhan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan drainase.






