• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 13:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pasar Karbon Indonesia Besar Dijanji, Berat Direalisasi

Kendati potensi kredit karbon sangat besar, realisasi manfaat ekonomi dari pasar karbon masih berjalan lambat dan belum sepenuhnya tereksploitasi.

MustaanbyMustaan
16/01/26 - 23:37
in Breaking News, Feature, Humaniora, Lampung, Lampung Barat, Lampung Timur, Oasis, Tanggamus
A A
Ilustrasi perdagangan karbon. Perdagangan karbon.(MI/Denny Susanto)

Ilustrasi perdagangan karbon. Perdagangan karbon.(MI/Denny Susanto)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perdagangan karbon menjadi salah satu strategi penting Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus membuka peluang ekonomi hijau. Kendati potensi kredit karbon sangat besar, realisasi manfaat ekonomi dari pasar karbon masih berjalan lambat. Selain itu, manfaat ekonomi tersebut belum sepenuhnya tereksploitasi.

 

Pasar karbon adalah sistem di mana satu unit kredit karbon mewakili penurunan emisi satu ton CO₂ yang bisa diperdagangkan antarnegara atau lintas perusahaan.

Teori ini membayangkan karbon sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi, dan negara yang berhasil menurunkan emisi mereka bisa menjual kredit tersebut kepada pihak yang butuh kompensasi emisi.

 

Namun, para pengamat menilai bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mentransformasikan sumber daya karbonnya menjadi nilai ekonomi yang efektif. Meskipun Presiden telah menandatangani regulasi baru yang membuka kembali pasar karbon internasional setelah empat tahun tertutup, tata kelola dan kesiapan infrastruktur pasar masih menjadi hambatan.

 

Peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform IDXCarbon mencatat awal perdagangan kredit dari sejumlah pembangkit listrik. Akan tetapi, aktivitas pasar belum mencapai skala besar yang diharapkan.

Aktivitas semacam ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap target pengurangan emisi dalam Nationally Determined Contributions (NDC) yang disepakati dalam kerangka Perjanjian Paris.

 

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kontrol kualitas kredit karbon yang dihasilkan. Selain itu, tantangan lainnya termasuk bagaimana memastikan bahwa kredit tersebut mewakili pengurangan emisi yang nyata dan diverifikasi secara independen. Hal ini menjadi penting agar Indonesia bisa menarik minat pembeli internasional yang semakin menuntut standar tinggi dan integritas pasar karbon.

 

Selain itu, keterlibatan komunitas lokal dan konsistensi pelaksanaan proyek berbasis alam (nature-based solutions) menjadi faktor kunci. Dengan demikian, kredit karbon yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada neraca perdagangan karbon. Namun, kredit tersebut juga membawa manfaat bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Para pakar iklim menilai bahwa Indonesia perlu memperkuat sistem basis data, registri nasional karbon yang transparan, serta kampanye edukasi kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk turut serta dalam perdagangan karbon.

Dengan demikian, potensi besar pasar karbon bisa berubah menjadi nilai ekonomi nyata, bukan sekadar janji kebijakan

Tags: duniaHutan.INDONESIAkarbonlingkunganPASARtamanTropis
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

byRicky Marlyand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung Semester II Tahun 2025 perlu...

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Warga Lapas Jadi Sasaran Siar Bulan Ramadan Kemenag Lampung 

byAtikaand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung akan melakukan penyesuaian jam kerja selama bulan Ramadan 1447...

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

byAtikaand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya menyelaraskan visi dan misi organisasi. Sekaligus...

Berita Terbaru

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan
Lampung

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

byRicky Marlyand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung Semester II Tahun 2025 perlu...

Read moreDetails
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Warga Lapas Jadi Sasaran Siar Bulan Ramadan Kemenag Lampung 

11/02/2026
Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

11/02/2026
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

11/02/2026
Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.