Bandar Lampung (Lampost.co) — Ratusan siswa kelas VIII dan IX SMPN 1 Way Seputih, Lampung Tengah bersama dewan guru melaksanakan kunjungan edukatif ke Lampung Post, Sabtu (22 November 2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program karyawisata sekolah. Tujuannya adalah menambah wawasan peserta didik mengenai dunia media massa. Selain itu, juga perkembangan teknologi informasi di Lampung.
Kepala SMPN 1 Way Seputih, I Ketut Harianta, mengatakan Lampung Post dipilih sebagai salah satu destinasi utama karena perannya sebagai media arus utama di Lampung yang telah bertransformasi mengikuti era digital.
“Kami ingin siswa memahami bagaimana media bekerja, bagaimana informasi diproduksi, serta bagaimana teknologi digital memengaruhi proses pemberitaan. Ini penting untuk menumbuhkan literasi media sejak dini,” ujar Ketut.

Lampung Post menjadi tujuan kedua rombongan siswa setelah mengunjungi Museum Lampung. Perpaduan dua lokasi tersebut dinilai memberi pengalaman lengkap antara sejarah, budaya, dan perkembangan informasi modern.
Transformasi Digital
Pada kesempatan itu, Kepala Divisi Pemberitaan Lampung Post, Musta’an Basran, memaparkan perkembangan Lampung Post yang sejak berdiri pada 1974 sebagai koran cetak, kini tumbuh menjadi ekosistem media digital melalui Lampost.co, Lampungpedia, dan platform multiplatform lainnya.
“Media harus berubah mengikuti zaman. Saat ini Lampung Post tidak hanya memproduksi berita cetak, tetapi juga konten digital yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja oleh masyarakat,” jelas Musta’an.
Setelah sesi pemaparan, siswa diajak berkeliling melihat langsung dapur redaksi Lampung Post. Kunjungan dipandu Manajer Aktivasi Lampung Post, Wiji Sukamto. Dia menjelaskan alur kerja redaksi, mulai dari penerimaan informasi, proses verifikasi, penulisan berita, hingga publikasi ke berbagai platform.
Antusias
Para siswa terlihat antusias bertanya mengenai profesi jurnalis, proses riset berita, hingga bagaimana redaksi memastikan akurasi informasi di tengah arus hoaks.
Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan menumbuhkan minat siswa terhadap dunia jurnalistik dan teknologi informasi.








