Bandar Lampung (Lampost.co) — Stasiun Meteorologi Maritim Panjang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang maksimum. Banjir rob prakiraannya akan terjadi mulai 26 hingga 31 Mei 2025.
Sementara peringatan ini ada menyusul fenomena fase bulan naru yang jatuh pada 27 Mei 2025. Fase ini yang berpotensi menyebabkan peningkatan ketinggian air laut secara signifikan.
Kemudian menurut BMKG, kondisi tersebut dapat memicu banjir pesisir (rob) di beberapa wilayah Provinsi Lampung. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Tanggamus. Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung, dan Pesisir Barat Lampung.
“BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan,” himbau Prakirawan BMKG Lampung.
Selanjutnya, pasang maksimum ini khawatirnya akan mengganggu berbagai aktivitas. Seperti bongkar muat pada pelabuhan, kegiatan nelayan pada laut dan darat, serta aktivitas pemukiman pesisir.
“Kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar pelabuhan dan pesisir. Oleh karena itu, kami harap masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari BMKG,” himbau BMKG Maritim Panjang.