Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini pasang maksimum atau banjir rob. Peristiwa tersebut berpotensi terjadi pada wilayah Pesisir Lampung periode 5-10 November 2025.
Hal tersebut tersampaikan oleh Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang, Bandar Lampung. Sementara fenomena banjir rob tersebut tersampaikan dalam surat peringatan dini pasang maksimum No: e.B/ME.01.02/046/KLMP/XI/2025 berlaku 5-10 November 2025.
“Adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Purnama pada 05 November 2025. Ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum tanggal 5-10 November 2025.” kata Forecaster On Duty, Meldisa Putri M dalam siarannya, Senin, 3 November 2025.
Sementara beberapa wilayah pesisir Lampung yang terdampak meliputi Pesisir Bandar Lampung. Kemudian Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung, dan Pesisir Barat Lampung.
Selanjutnya kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat pelabuhan, aktivitas pemukiman pesisir, serta perikanan darat.
Kemudian masyarakat perlu untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut. Lalu memperhatikan update informasi cuaca maritim dari Stasiun Meteorologi Maritim Panjang.








