Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada banjir Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut akibat intensitas curah hujan yang turun mengguyur wilayah tersebut.
“Peringatan dini banjir Kabupaten Pesawaran, Rabu, 19 November 2025 dengan status waspada. Monitoring curah hujan sekitar 36.6 mm (14.37 WIB),” ujar Prakirawan BMKG Lampung dalam siarannya.
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi wilayah Kabupaten Pesawaran berpotensi menimbulkan genangan pada area rendah. Terutama kawasan dengan drainase terbatas serta wilayah yang dekat aliran sungai kecil.
Status waspada berlaku untuk mengantisipasi potensi terganggunya aktivitas masyarakat akibat peningkatan debit aliran permukaan.
Kemudian wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Negeri Katon, Gedong Tataan, Way Lima, Teluk Pandan, Padang Cermin, Way Ratai, dan sekitarnya.
Selanjutnya ada beberapa dampak yang berpotensi terjadi. Pertama, genangan air jalan dan area rendah yang menghambat aktivitas masyarakat. Kedua, debit sungai kecil meningkat terutama sekitar pemukiman dan lahan pertanian.
Ketiga, drainase atau selokan mudah meluap akibat sampah dan limpasan air hujan. Keempat, tanah mulai jenuh air terutama area lereng dan berpotensi memicu longsor kecil bila hujan berlangsung lebih lama
Kemudian BMKG memberikan beberapa himbauan untuk masyarakat. Pertama, tetap waspada terhadap hujan yang dapat menimbulkan genangan area rendah. Kedua, bersihkan saluran air sekitar rumah agar tidak tersumbat. Ketiga, hindari membuang sampah ke selokan atau sungai, pantau terus informasi cuaca dan peringatan dari BMKG
“Selalu utamakan keselamatan dan kesiapsiagaan sederhana dapat mengurangi risiko dampak banjir,” himbau BMKG.








