Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada banjir Kabupaten Tanggamus. Hal tersebut karena curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut.
“Peringatan dini banjir Kabupaten Tanggamus, Minggu, 7 Desember 2025 dengan status waspada. Monitoring curah hujan: 48.4 mm (22.11 WIB),” himbau Prakirawan BMKG Lampung dalam siarannya.
Sementara hujan dengan intensitas sedang yang terjadi pada wilayah Kabupaten Tanggamus berpotensi menimbulkan peningkatan debit air permukaan. Kondisi ini dapat memicu genangan pada wilayah rawan banjir.
Terutama kawasan dataran rendah, area dekat aliran sungai, serta wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal. Status waspada berlaku sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan aktivitas masyarakat apabila hujan masih berlanjut.
Kemudian wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Pematang Sawa, Bandar Negeri Semuong, Semaka, Wonosobo. Kota Agung Barat, Kota Agung, Kota Agung Timur, Limau, Pugung, Bulok, Cukuh Balak, Kelumbayan Barat, Klumbayan, dan sekitarnya
Selanjutnya BMKG menyampaikan beberapa dampak yang berpotensi terjadi. Pertama, genangan air area permukiman dan jalan lingkungan. Kedua, peningkatan debit sungai dan saluran air. Ketiga, luapan drainase terutama wilayah padat bangunan. Keempat gangguan aktivitas masyarakat wilayah rawan banjir.
Kemudian ada beberapa himbauan untuk masyarakat Kabupaten Tanggamus. Pertama, tetap waspada terhadap potensi genangan sekitar tempat tinggal. Kedua, bersihkan saluran air agar tidak tersumbat. Ketiga, hindari aktivitas sekitar sungai saat hujan berlangsung. Keempat, pantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG
“Tetap utamakan keselamatan dan kewaspadaan sejak dini dapat mengurangi risiko saat cuaca tidak stabil,” himbau BMKG.







