• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 12:33
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Cuaca

Waspada Cuaca Buruk Nataru 2025-2026

BMKG menyampaikan cuaca buruk masih berpotensi terjadi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Triyadi IsworobyTriyadi Isworo
08/12/25 - 21:12
in Cuaca, Lampung, Nasional
A A
Ketua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI, Senin, 8 Desember 2025. Dok BMKG

Ketua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI, Senin, 8 Desember 2025. Dok BMKG

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) – Cuaca buruk masih berpotensi terjadi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal tersebut tersampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI, Senin, 8 Desember 2025.

Sementara paparan tersebut tersampaikan sebagai bentuk dukungan BMKG terhadap kesiapan nasional. Khususnya sektor transportasi dan keselamatan publik.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan prakiraan cuaca periode Desember 2025 sampai Januari 2026. Curah hujan tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi sejumlah wilayah. Dengan kisaran sekitar 300 hingga 500 milimeter per bulan.

“Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan. Sementara itu, sebagian besar wilayah Kalimantan secara klimatologis berada dalam musim hujan sepanjang tahun,” jelasnya.

Kemudian ia menyampaikan puncak musim hujan wilayah Lampung, Bengkulu, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara perkiraannya terjadi Januari – Februari. Sedangkan untuk sebagian besar wilayah Sumatera. Kecuali Bengkulu dan Lampung, puncak musim hujan berlangsung pada Desember. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan dan penguatan langkah antisipatif menjelang periode libur akhir tahun.

Atmosfer

Terkait dinamika atmosfer, Faisal mengungkapkan bahwa pada periode Nataru 2025/2026 terdapat sejumlah fenomena atmosfer yang aktif. Meliputi Monsun Asia, Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, serta potensi bibit siklon atau siklon tropis.

“Pengaruh La Nina lemah dan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif turut berperan dalam meningkatkan potensi intensitas curah hujan. Khususnya pada minggu kedua Desember 2025 hingga minggu pertama Januari 2026,” tambahnya.

Selanjutnya aktif gelombang Rossby dan Kelvin meningkatkan pertumbuhan awan hujan wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, dan Papua. Sementara itu, MJO berkontribusi pada peningkatan potensi hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi.

Terutama wilayah Jawa, Kalimantan, serta sebagian Sulawesi dan Papua. Pada periode ini juga terpantau adanya bibit siklon sekitar wilayah Indonesia yang terus termonitor oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG.

Kemudian BMKG telah menyampaikan himbauan kewaspadaan dini melalui koordinator provinsi atau Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah. Khususnya wilayah yang berpotensi terdampak peningkatan curah hujan. Seperti Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Bengkulu, dan Lampung. Informasi tersebut terus terperbarui secara berkala untuk menjaga akurasi prakiraan cuaca.

Cumulonimbus

Selanjutnya sektor transportasi udara, BMKG mendeteksi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang perlu terwaspadai selama periode Nataru. Bulan Desember 2025, ada beberapa rute penerbangan yang berisiko terdampak. Meliputi wilayah Laut Natuna, Selat Karimata bagian selatan, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, serta Papua bagian utara.

Sementara itu, pada Januari 2026, potensi awan Cumulonimbus prakiraannya terjadi pada beberapa rute penerbangan. Seperti sekitar Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, serta wilayah Papua.

Kemudian untuk sektor transportasi laut. BMKG mengobservasi dan menganalisis bahwa pada bulan Desember 2025 gelombang laut dengan kategori sedang, berkisar antara 1.25 hingga 2.5 meter.

Prakiraan terjadi pada perairan barat dan selatan Sumatera, Selat Sunda, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya perairan utara Kepulauan Anambas dan Natuna, serta Samudra Pasifik utara dari Halmahera hingga Papua.

Selanjutnya memasuki Januari 2026, gelombang sedang prakiraan masih terjadi pada wilayah perairan barat Sumatera. Kemudian, Selat Sunda, selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, utara Anambas dan Natuna, Laut Natuna Utara.

Kemudian Laut Halmahera, Kepulauan Sangihe Talaud, serta utara Papua Barat hingga Samudra Pasifik utara. Adapun gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter perlu terwaspadai wilayah Laut Natuna Utara.

Banjir Rob

Selain itu, BMKG juga mencatat bahwa potensi banjir rob masih berlanjut pada pertengahan Desember. Terutama wilayah Banten, Jakarta, pesisir utara dan timur Jawa, serta beberapa wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan. Termasuk Pantai Utara Jakarta, Banten, dan Pantura Jawa Barat.

Sebagai langkah mitigasi, BMKG bersama BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada sejumlah wilayah. Seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Operasi ini untuk mendukung upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana hidrometeorologi.

Kemudian BMKG juga terus mengoptimalkan layanan informasi cuaca melalui berbagai platform. Seperti aplikasi InfoBMKG, Digital Weather for Traffic, System of Interactive Aviation Meteorology (Ina-SIAM). Serta Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS).

Diseminasi informasi terlaksanakan secara masif melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, media sosial, pesan singkat, dan berbagai kanal resmi lainnya.

Selanjutnya BMKG mengimbau masyarakat untuk secara aktif memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Baik melalui situs web, media sosial, maupun aplikasi InfoBMKG, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid atau hoaks di luar sumber resmi.

 

Tags: Badan Meteorologi Klimatologi GeofisikaBALIBengkulubibit siklonBMKGCuaca Burukdpr rifenomena atmosfergelombang atmosferGelombang Kelvingelombang RossbyIndian Ocean DipoleJawaKalimantanKepala BMKGKomisi VLa ninaLAMPUNGMadden-Julian OscillationMJOMonsun Asiamusim hujanNatal 2025NATARUNusa TenggaraPapuasiklon tropisSulawesiSumateraTahun Baru 2026Teuku Faisal Fathani
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pesta sekura cakak buah

Tradisi Cakak Buah Simbol Gotong Royong Warga

byDelima Napitupulu
26/03/2026

Liwa (lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan bahwa pelestarian tradisi lokal merupakan pilar utama dalam membangun fondasi kemasyarakatan. Wakil Bupati Lampung...

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

byWandi Barboy
25/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyiapkan 235 unit bus pariwisata sebagai armada cadangan untuk memperkuat layanan arus...

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan turun di Terminal Tipe A Rajabasa Bandarlampung selama periode angkutan Lebaran 2026.Dok/Lampost.co.

Puncak Arus Balik Terminal Rajabasa 26 Maret

byDelima Napitupulu
25/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandarlampung, secara resmi menetapkan status siaga menjelang periode tersibuk pasca-Lebaran 1447 Hijriah. Berdasarkan...

Berita Terbaru

Pesta sekura cakak buah
Lampung

Tradisi Cakak Buah Simbol Gotong Royong Warga

byDelima Napitupulu
26/03/2026

Liwa (lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan bahwa pelestarian tradisi lokal merupakan pilar utama dalam membangun fondasi kemasyarakatan. Wakil Bupati Lampung...

Read moreDetails
ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

26/03/2026
Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

26/03/2026
Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

26/03/2026
235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

25/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.