Kotabumi (Lampost.co)—Pemerintah Daerah Lampung Utara (Lampura) bersama stakholder melaksanakan pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang umum layak jalan (Ramp Chek) jelang nataru, Rabu (17/12).
Dari hasil pantauan di 3 pool bus, tidak menemukan kendaraan yang tidak layak jalan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampura, Anom Sauni dari beberapa pool busa yang didatangi Tim Ramp Check tidak menemukan adanya kendaraan yang tidak layak jalan.
“Hari ini kita (Dishub) bersama Satlantas, UPTD Wilayah VI Kotabumi, Jasa Raharja dan jajaran mendatangi pool – pool bus. Mulai dari Puspa Jaya, Rosalia Indah sampai Sinar Jaya. Hasilnya, tidak ketemu kendaraan yang tidak layak jalan,” ujar Anom usai melaksanakan Ramp Chek bersama tim.
Baca juga: Pemerintah hingga Media Dorong Peningkatan Kompetensi Guru di Lampura
Ia menjelaskan selain pool bus tim ramp check juga melaksanakan pemeriksaan kelayakan jalan kendaraan angkutan umum di jalan. Seperti di Bundaran Alamsyah, Taruko Kotabumi.
“Kami juga tadi memeriksa kendaraan di Jalinsum. Dan Alhamdulillah hasilnya nihil, semua layak jalan,” terangnya.
Kelayakan Jalan
Pemeriksaan, lanjutnya tidak hanya sebatas kelayakan jalan, seperti misalnya rem, spion. Lampu sen, dan kelengkapan kendaraan lain (KIR) melainkan juga terhadap kelengkapan administrasinya.”Diperiksa semua, termasuk administrasinya,” tambah dia.
Menyoal beberapa kejadian kecelakaan terjadi belakangan yang sempat menimbulkan korban jiwa, dia berujar sebenarnya pemerintah daerah telah menggelar beberapa kali rapat bersama tim.
Dan itu telah menjadi perhatian pemerintah.”Ya benar, sempat beberapa kali ada kejadian, dan kita juga konsen terhadap persoalan itu. Kita berharap kejadian itu dapat menjadi perhatian, untuk tetap mentaati peraturan lalu – lintas. Terutama kelengkapan keselamatan, seperti misalnya memakai helm, spion dan keselamatan lainnya,” ungkapnya.
Sehingga tidak menjadi kendala dalam perjalanan. Yang tidak hanya merugikan diri sendiri, akan tetapi juga orang lain.”Kita berharap pada libur nataru tahun ini tidak ada kejadian (zero accident),” pungkasnya.








