• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/09/2025 02:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

APBD Perubahan 2024 Tubaba Naik Rp24,3 Miliar

Sri AgustinabySri Agustina
15/07/24 - 19:40
in Ekonomi dan Bisnis, Tulang Bawang Barat
A A
APBD Perubahan 2024 Tubaba Naik Rp24,3 Miliar
Panaragan (Lampost.co)–Pendapatan Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dalam APBD Perubahan 2024 naik sebesar Rp24,3 miliar dari Rp925,1 miliar menjadi Rp949,4 miliar.
Naiknya pendapatan tersebut tertuang dalam penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS tahun anggaran 2024 oleh Sekretaris Kabupaten Tubaba, Novriwan Jaya mewakili Pj bupati M. Firsada dalam sidang paripurna, Senin, 15 Juli 2024.
Pendapatan daerah tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula ditargetkan sebesar Rp49,8 miliar bertambah menjadi Rp50 miliar.
Baca Juga:Pemkab Tubaba Gandeng Perguruan Tinggi Untuk Kemajuan Daerah
Sedangkan, pendapatan Transfer yang semula sebesar Rp875,2 miliar bertambah menjadi Rp899,3 miliar.
Untuk Belanja Daerah yang semula proyeksinya Rp928 miliar berubah menjadi Rp955,7 miliar. Belanja tersebut terdiri atas belanja Operasi semula sebesar Rp605,6 miliar berubah menjadi Rp648,2 miliar.
Selanjutnya untuk Belanja Modal semula sebesar Rp170,5 miliar berubah menjadi Rp149 miliar dan Belanja Tidak Terduga semula Rp3 miliar berubah menjadi Rp2,3 miliar. Belanja Transfer semula Rp148,8 miliar  berubah menjadi Rp156 miliar
Sementara itu, Penerimaan Pembiayaan Daerah semula Rp16,9 miliar berubah menjadi Rp19,2 miliar. Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Daerah semula Rp14 miliar berubah menjadi Rp13 miliar
Novriwan mengatakan rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2024 Kabupaten Tulangbawang Barat ini akan menjadi pedoman dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Tulangbawang Barat Tahun Anggaran 2024.
“Kami berharap kita semua dapat saling bahu membahu dan bersinergi dalam memecahkan masalah serta menghadapi isu-isu perekonomian nasional dan daerah. Tentu terus  melakukan upaya pengelolaan APBD secara lebih cermat, efisien, efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho bersama Wakil Ketua I, Busroni dan Wakil Ketua II, Joko Kuncoro memimpin rapat paripurna dan mengesahkan Raperda RPJPD Tubaba tahun 2025-2045.
Tags: ANGGARANAPBD PerubahanTUBABA
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pengamat Ekonomi Pertanian Unila, Teguh Endaryanto. Lampost.co/Silvia

Good Agricultural Practice Tingkatkan Daya Saing Kopi

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Sejumlah wilayah seperti Tanggamus, Lampung Barat,...

Eksportir Lampung, Sumita. Lampost.co/Silvia

Produktivitas Komoditas Unggulan Lampung Harus Ditingkatkan

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Produktivitas komoditas unggulan Lampung masih perlu dorongan agar mampu bersaing di pasar global. Peluang pasar global...

Seorang petani kopi di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, sedang menjemur kopi miliknya, Selasa (30/7/2024). Lampost.co/Eliyah

Budidaya Kopi Robusta Lampung Naik Dua Kali Lipat, ini Rahasianya

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perkebunan Lampung mendorong penerapan sistem budidaya pagar pada tanaman kopi robusta. Pola tanam intensif itu...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.