• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/03/2026 05:02
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Beri Pendampingan Pengangguran di Lampung, Jangan Sampai Terjerumus Human Trafficking

Adi SunaryoAtikabyAdi SunaryoandAtika
21/11/24 - 20:21
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Pengamat Ekonomi Universitas Lampung Marselina Djayasinga. Dok Pribadi

Pengamat Ekonomi Universitas Lampung Marselina Djayasinga. Dok Pribadi

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co)– Pengamat Ekonomi dari Universitas Lampung, Marselina Djayasinga mengharapkan Pemerintah Provinsi Lampung bisa memberikan pendampingan bagi pengangguran yang ada di Provinsi Lampung.

Hal tersebut melihat maraknya penawaran kerja ke luar negeri yang tidak berlisensi atau ilegal. Di mana hal tersebut akan menjuru ke hal negatif seperti penjualan orang atau human trafficking.

Baca juga: Sempitnya Lapangan Kerja Picu 36.501 Warga Lampung Jadi Pekerja Migran

“Jadi kalau lihat kondisi sekarang, kondisi ekonomi dan banyaknya perdagangan human trafficking yang kadang mengatasnamakan kerja dengan gaji besar. Ini jadi perhatian yang cukup serius,” kata dia kepada Lampost.co, Kamis, 21 November 2024.

Menurutnya, saat ini Indonesia mengalami surplus tenaga kerja. Yang mana banyak menjadi kesempatan sejumlah oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal buruk (seperti tindak pidana perdagangan orang). “Sehingga hal tersebut harus adanya pengawasan dan perlu diwaspadai,” ujarnya.

“Ini harus bisa kita cermati. Terutama Kementerian Tenaga Kerja dan Pemerintah Provinsi Lampung ya. Misal untuk kirim pekerja ke luar negeri ini perlu diperhatikan betul jalurnya legal atau tidak,” katanya.

Ketika ada permintaan besar untuk pengisian tenaga kerja keluar negeri, menurutnya, dalam hal ini pemerintah harus menaruh curiga. “Karena ekonomi ini kan lagi sulit. Kalau butuh tenaga kerja besar-besaran saya rasa belum ada ya. Tak hanya di Indonesia tapi global,” kata dia.

Maksimalkan Pelatihan Kerja

Marselina menambahkan pemerintah harus memperketat imigrasi untuk pemberangkatan tenaga kerja. “Harus ada pengetatan untuk pemberangkatan tenaga kerja ini. Baik dari segala lini. Apalagi kalau yang berangkat naik kapal, tidak terdeteksi. Kita jangan nyerah, kita lakukan upaya pencegahan,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi. “Kita harus berikan keterampilan kerja. Jadi mereka ini mendapat pelatihan. Pekerja ini kurang pengetahuan banyaknya dari desa. Harus kita beri pendidikan, di kantong kemiskinan khususnya,” katanya.

Menurut dia juga, Balai Latihan Kerja (BLK) bersama Dinas Tenaga Kerja harus memberikan pelatihan kerja dengan baik dan maksimal. Yakni dengan melihat dulu peluang dan pangsa pasar kebutuhan dunia kerja.

“Misalnya penjahit, mekanik di bengkel, masak, salon, dan lainlain. Kita harus lihat pasar kerja yang industri butuhkan,” jelasnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Angka Pengangguran di LampungPengamat Ekonomi Lampung Marselina Djayasingapengangguran di lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ini Tujuh Rekomendasi Pantai dengan Harga Tiket Terjangkau di Kalianda

Ini Tujuh Rekomendasi Pantai dengan Harga Tiket Terjangkau di Kalianda

byRicky Marly
27/03/2026

Kalianda (Lampost.co) -- Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, dikenal sebagai salah satu kawasan wisata pantai di Provinsi Lampung. Wilayah ini memiliki...

Arus Balik Lebaran, Volume Penumpang ke Pulau Jawa Meningkat Tajam

Polda Lampung Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi 28–29 Maret

byNur
27/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)--- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan...

pajak gim 2026

DJP Relaksasi Administrasi bagi Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi

byDelima Napitupulu
27/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-55/PJ/2026 pada Jumat, 27 Maret 2026. Kebijakan ini...

Berita Terbaru

Gelandang Timnas Italia Sandro Tonali (kiri)
Bola

Sandro Tonali Gemilang, Italia Bungkam Irlandia Utara 2-0 dan Melaju ke Final Play-off

byIsnovan Djamaludin
27/03/2026

Bergamo (Lampost.co)—Tim Nasional Italia menjaga asa untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Irlandia Utara dengan skor...

Read moreDetails
Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe (kanan)

Les Bleus Bungkam Selecao 2-1 meski Main 10 Orang

27/03/2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jakarta, Jumat (27/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

WFH Jadi Strategi Baru Pemerintah Tekan Dampak Krisis Energi Global

27/03/2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Menkeu: WFH Tak Ganggu Produktivitas, Justru Hemat BBM

27/03/2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Pemerintah Finalisasi Kebijakan WFH, Berlaku Usai Lebaran untuk Hemat Energi

27/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.