• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 11:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

BI Peringatkan Ancaman Krisis Baru, ini Penyebabnya

EffranbyEffran
11/12/25 - 18:56
in Ekonomi dan Bisnis
A A
BI Peringatkan Ancaman Krisis Baru, ini Penyebabnya

Jakarta (Lampost.co) — Bank Indonesia mengeluarkan peringatan keras mengenai kerentanan pasar keuangan global yang makin meningkat. Peringatan itu muncul setelah lembaga non-bank atau NBFIs menunjukkan perilaku agresif yang mengingatkan pada pemicu krisis finansial 2008.

Dalam laporan Perkembangan Ekonomi Keuangan dan Kerja Sama Internasional (PEKKI) Edisi 2025, BI menyebut lima risiko besar yang mengancam stabilitas global. Salah satu fokus utama berada pada perilaku NBFIs yang memanfaatkan utang pemerintah negara maju sebagai aset dasar untuk menciptakan produk derivatif kompleks.

BI mencatat praktik berisiko tinggi tersebut berjalan tanpa pengaturan margin dan permodalan yang memadai. Kondisi itu membuat pasar global sangat rentan terhadap guncangan.

“Jika terjadi pembalikan pasar, potensi penjualan besar-besaran dapat memicu krisis sistemik seperti 2008,” tulis BI dalam laporannya

Risiko itu makin besar karena utang publik dunia mencapai level yang kritis. BI mencatat total utang pemerintah global menembus US$110,9 triliun atau sekitar 94,6% dari PDB dunia. Dominasi utang negara maju membuat volatilitas suku bunga global meningkat dan menekan banyak negara berkembang.

Selain ancaman dari sektor non-bank, BI juga menyoroti risiko dari aset digital. BI melihat pasar kripto, stablecoin, dan tokenisasi aset terus berkembang tanpa regulasi setara lembaga keuangan formal. Kondisi itu meningkatkan volatilitas pasar dan membuka peluang besar untuk tindak pencucian uang serta lemahnya perlindungan konsumen.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik dan polarisasi perdagangan ikut memperburuk situasi. Kebijakan tarif sepihak Amerika Serikat mendorong pergeseran dari kerja sama multilateral ke pendekatan bilateral dan regional.

BI menilai dinamika tersebut dapat menekan pertumbuhan ekonomi global yang melambat. BI memproyeksikan ekonomi dunia pada 2026 tumbuh 3,0%, turun dari perkiraan 2025 sebesar 3,1%.

Sementara itu, perekonomian Indonesia tumbuh 4,9% hingga 5,7% pada 2026. BI juga memperkirakan inflasi akan berada pada kisaran 2,5±1%, transaksi berjalan antara 0,2 sampai -1% dari PDB, serta pertumbuhan kredit perbankan di rentang 8% hingga 12%.

Tags: ancaman krisis globalaset digital berisikolaporan PEKKI BINBFIs agresifperingatan Bank Indonesiaproyeksi ekonomi Indonesia 2026risiko ekonomi globalutang publik duniavolatilitas pasar keuangan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Melonjak Lagi

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Rabu, 14 Januari 2026....

Pedagang buah di Bandar Lampung sedang merapihkan barang dagangannya. Lampost.co/Restu

Dampak Kondisi Ekonomi, UMKM di Bandar Lampung Keluhkan Omzet Turun Tajam

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandar Lampung menghadapi tekanan berat sepanjang 2025. Banyak...

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

byRicky Marlyand1 others
13/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan kesiapan infrastruktur guna menopang pertumbuhan kendaraan listrik yang kian pesat....

Berita Terbaru

BTS
Hiburan

Resmi! BTS Kembali Menyapa ARMY Jakarta dalam Tur Dunia 2026

byNana Hasan
14/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Grup idola global BTS segera kembali mengguncang panggung Jakarta pada tahun 2026 mendatang. Melalui akun resmi Weverse,...

Read moreDetails
Pandji Pragiwaksono

Habib Rizieq Desak Pandji Pragiwaksono Hapus Materi Stand Up Mens Rea Karena Dugaan Penistaan

14/01/2026
Demo Aliansi Masyarakat Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas di depan Balai Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/1/26). FOTO ANTARA/MUKLASIN.

Warga Tuntut Ganti Rugi Rp1 Miliar atas Konflik Gajah TNWK

14/01/2026
Ilustrasi

KLHK Siapkan Pembangunan Kanal dan Pagar Listrik Permanen

14/01/2026
Ribuan warga Lampung Timur yang tergabung dalam aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas melakukan aksi demo di Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Selasa (14/1/2026)

Ribuan Warga Geruduk Balai TNWK Soal Konflik Gajah

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.