Bulog Lampung Raih Penghargaan Atas Keberhasilan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Editor Adi Sunaryo, Penulis Nur
Rabu, 15 April 2026 16:37 WIB
Bulog Lampung Raih Penghargaan Atas Keberhasilan Jaga Stabilitas Harga Pangan
Perum Bulog Lampung menyabet penghargaan sebagai Pilar Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung di ajang Lampung Post Excecutive Forum.
Iklan Artikel 1

Bandar Lampung (Lampost.co)- Badan urusan Logistik (Bulog) Lampung menyabet penghargaan sebagai Pilar Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung pada ajang Lampung Post Excecutive Forum di Hotel Emersia, Bandar Lampung, 14 April 2026. Pemberian penghargaan tersebut atas kerja keras dan berhasil menjaga ketersediaan kebutuhan pokok dan stabilitas harga pangan di Lampung.

Kepala Bulog Lampung, Rindo Safutra, menyambut positif dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, untuk menunjang ketersediaan kebutuhan pokok dan stabilitas harga pangan di Lampung peran Bulog sejalan dengan target gubernur dengan melakukan penyerapan gabah dari petani.

Baca juga: Lampura Pionir Kemandirian Ekonomi Desa di Lampung Executive Forum

Bulog menargetkan untuk jagung lokal sebanyak 120.000 ton pada 2026. Hal tersebut sebagai upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas stok pangan di daerah tersebut. “Ke depan, Bulog menargetkan penyerapan jagung mencapai 120.000 ton. Dengan kontribusi utama dari Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan,” kata Rindo.

Iklan Artikel 2

Menurutnya, penyerapan jagung menunjukkan tren positif. Dari 2.700 ton yang diserap di Provinsi Lampung sepanjang 2026, sekitar 1.000 ton berasal dari Kabupaten Lampung Selatan.

Iklan Artikel 3

“Kami berharap kerja sama semua pihak dapat meningkatkan penyerapan jagung agar hasil petani terserap maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya jagung, kata dia, hingga 1 April 2026, Bulog mencatat serapan gabah dari petani di Lampung Selatan mencapai 80.000 ton atau setara 41.000 ton beras. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah, karena hingga April 2026 menjadi puncak panen raya.

“Serapan masih terus berjalan. Momentum panen raya ini kami optimalkan untuk memenuhi target,” ujar dia.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI