• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/03/2026 12:24
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Anjlok Hampir 3 Persen, Sentuh Level Terendah 2026: Bisa Balik Lagi ke US$4.000 Makin Nyata?

Penurunan itu sekaligus menghentikan tren kenaikan dua hari sebelumnya yang sempat menguat 2,2 persen. Level tersebut juga menjadi titik terendah sejak awal Januari 2026.

EffranbyEffran
28/03/26 - 10:20
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Investasi emas. Dok/PT Antam

Investasi emas. Dok/PT Antam

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Harga emas global kembali melemah tajam pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Logam mulia itu tutup di level US$4.379,01 per troy ons atau turun 2,8 persen.

Penurunan itu sekaligus menghentikan tren kenaikan dua hari sebelumnya yang sempat menguat 2,2 persen. Level tersebut juga menjadi titik terendah sejak awal Januari 2026.

Pada Jumat pagi, 27 Maret 2026 pukul 06.30 WIB, harga emas mulai menunjukkan pemulihan terbatas. Harga naik tipis 0,37 persen ke posisi US$4.395,10 per troy ons. Namun, tekanan pasar masih kuat. Pelaku pasar masih berhati-hati melihat arah selanjutnya.

Dolar AS Menguat, Emas Kehilangan Daya Tarik

Penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan harga emas. Indeks dolar melonjak ke level 99,99, tertinggi sejak 18 Maret 2026.

Kondisi itu membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Akibatnya, permintaan global pun ikut melemah.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak turut memperburuk situasi. Kontrak Brent crude naik 5,66 persen ke US$108,01 per barel. Sementara West Texas Intermediate menguat 4,61 persen ke US$94,48.

Kenaikan energi memicu kekhawatiran inflasi baru. Hal itu memperkuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Suku Bunga Tinggi Jadi Beban Emas

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai tekanan terhadap emas belum akan mereda dalam waktu dekat.

“Jika konflik berlanjut, harga bisa turun di bawah US$4.000. Namun, jika ada gencatan senjata dan pemangkasan suku bunga, emas bisa kembali ke US$5.000,” ujarnya.

Suku bunga tinggi membuat emas kurang menarik. Investor lebih memilih aset yang memberikan imbal hasil seperti obligasi. Akibatnya, biaya peluang memegang emas meningkat dan memicu aksi jual.

Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas Pasar

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga ikut memengaruhi pergerakan emas. Konflik berkepanjangan memicu lonjakan harga energi dan ketidakpastian global. Proposal damai dari Amerika Serikat ditolak oleh Iran. Seorang pejabat Iran menyebut usulan tersebut tidak adil dan sepihak.

Meski demikian, Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran mengizinkan 10 kapal tanker melewati Selat Hormuz sebagai sinyal positif. Situasi itu membuat pasar terus berubah dan sulit diprediksi.

Emas Turun 17 Persen Sejak Konflik Dimulai

Sejak konflik AS-Israel dengan Iran pecah pada 28 Februari 2026, harga emas telah terkoreksi sekitar 17 persen.

Analis Intesa Sanpaolo menilai pergerakan spekulatif telah mengurangi fungsi emas sebagai aset safe haven dalam jangka pendek. “Kebutuhan likuiditas mendorong investor menjual emas dan perak pada fase awal konflik,” tulis mereka dalam laporan kuartalan.

Data Ekonomi AS Perkuat Tekanan

Data terbaru menunjukkan klaim pengangguran di AS naik tipis. Hal itu menandakan pasar tenaga kerja tetap solid. Kondisi tersebut memberi ruang bagi bank sentral AS untuk menahan suku bunga lebih lama. Fokus utama masih pada pengendalian inflasi. Kombinasi itu semakin menekan harga emas di pasar global.

Harga Perak Ikut Terjun Bebas

Tidak hanya emas, harga perak juga mengalami penurunan tajam. Pada Kamis, harga perak tutup di US$68,03 per troy ons atau turun 4,7 persen.

Penurunan itu memutus tren kenaikan tiga hari sebelumnya yang sempat menguat 5,2 persen. Pada Jumat pagi, harga perak sedikit pulih ke US$68,43 per troy ons atau naik 0,56 persen.

Prospek Emas: Turun ke US$4.000 atau Naik ke US$5.000?

Arah harga emas kini bergantung pada dua faktor utama, yaitu kebijakan suku bunga dan perkembangan geopolitik. Jika suku bunga tetap tinggi dan konflik berlanjut, harga emas berpotensi turun ke bawah US$4.000.

Sebaliknya, jika tensi global mereda dan bank sentral mulai melonggarkan kebijakan, emas bisa kembali menguat menuju US$5.000. Investor kini menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil keputusan besar.

Tags: dolar AS menguatemas turun 2026harga emas duniaharga emas hari iniharga minyak duniaharga perak terbaruPrediksi harga emassafe haven emas
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melewati selat setelah koordinasi diplomatik dengan Iran, Rabu (25/3/2026). Hal ini terjadi sehari setelah Iran memberi tahu Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional bahwa hanya “kapal yang tidak bermusuhan” yang diperbolehkan melintas setelah berkoordinasi dengan otoritas Iran. Foto: REUTERS/Stringer

Krisis Energi Makin Nyata, Negara ASEAN Mulai Lakukan Kebijakan ini

byEffran
28/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai mengguncang stabilitas energi dunia. Perang yang berlangsung satu bulan ini...

Harga BBM dan Inflasi AS Terancam Naik.Dok/Medcom

Harga BBM Meledak di Seluruh Dunia, ini Daftar Negara yang Terdampak Paling Parah

byEffran
28/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memicu tekanan besar pada sektor energi global. Gangguan distribusi minyak...

Arus Balik Lebaran, Volume Penumpang ke Pulau Jawa Meningkat Tajam

Polda Lampung Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi 28–29 Maret

byNur
27/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)--- Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan...

Berita Terbaru

BATIQA Hotel Lampung kembali menghadirkan program kuliner favoritnya, D’Bakaranz All You Can Eat (AYCE).
Advertorial

D’Bakaranz Kembali Menggoda, AYCE Murah di BATIQA Hotel Lampung Mulai Rp70 Ribu

byAdi Sunaryo
28/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)— Kabar gembira bagi pecinta kuliner malam. BATIQA Hotel Lampung kembali menghadirkan program andalannya, D’Bakaranz All You Can...

Read moreDetails
Sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melewati selat setelah koordinasi diplomatik dengan Iran, Rabu (25/3/2026). Hal ini terjadi sehari setelah Iran memberi tahu Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional bahwa hanya “kapal yang tidak bermusuhan” yang diperbolehkan melintas setelah berkoordinasi dengan otoritas Iran. Foto: REUTERS/Stringer

Krisis Energi Makin Nyata, Negara ASEAN Mulai Lakukan Kebijakan ini

28/03/2026
Eva Dwiana Percepat Perbaikan Jalan dan Drainase di Kedamaian

Eva Dwiana Percepat Perbaikan Jalan dan Drainase di Kedamaian

28/03/2026
Investasi emas. Dok/PT Antam

Harga Emas Anjlok Hampir 3 Persen, Sentuh Level Terendah 2026: Bisa Balik Lagi ke US$4.000 Makin Nyata?

28/03/2026
Tangkapan layar sawer Konser Valen DA7

Viral Aksi Sawer Pemilik Dapur MBG Gesek Uang di Konser Valen DA7, ini Klarifikasi Pelaku dan Panitia

28/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.