• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 05:13
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Harga Tapioka Merosot, Petani Singkong Harus Bersiap Tren Harga Anjlok

Penurunan harga singkong tak hanya terjadi di Lampung, tetapi juga merata di berbagai wilayah penghasil singkong nasional.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
21/08/25 - 18:02
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Akademisi: Kebijakan Harga Singkong Belum Sentuh Akar Masalah Petani

Petani singkong. (dok. Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Permintaan tapioka global pada 2024–2025 terus melemah, khususnya di sektor pangan dan industri kertas. Kondisi ini berdampak langsung pada anjloknya harga singkong di Lampung sebagai sentra produksi terbesar di Indonesia.

Meski pemerintah sempat menetapkan harga acuan Rp1.350 per kilogram dengan potongan maksimal 30 persen, kenyataannya di lapangan banyak pabrik yang menerapkan rafaksi hingga 40 persen. Alhasil, petani hanya menerima Rp1.000–Rp1.100 per kilogram, angka ini jauh dari harga ideal. Sehingga kondisi ini semakin menekan kesejahteraan petani.

Penurunan harga singkong tak hanya terjadi di Lampung, tetapi juga merata di berbagai wilayah penghasil singkong nasional. Hal ini sejalan dengan jatuhnya harga tepung tapioka (aci).

Baca Juga:

Harga Singkong Lampung Terus Turun, Petani Tertekan Imbas Lesunya Permintaan Tapioka Dunia

 

Jika pada akhir 2024 harga aci masih berada di kisaran Rp5.600 per kilogram, kini hanya sekitar Rp4.500 per kilogram, bahkan ada yang lebih rendah.

 

7,16 Juta Ton

Lampung sendiri tetap memegang peran vital dalam industri tapioka nasional. Tahun 2024, luas lahan singkong di provinsi ini mencapai 239.994 hektare dengan produksi 7,16 juta ton.

Dari jumlah tersebut, industri pengolahan menghasilkan sekitar 1,79 juta ton tapioka dengan nilai ekonomi diperkirakan lebih dari Rp10,7 triliun.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, terdapat 67 pabrik tapioka di sembilan kabupaten. Dari jumlah itu, 32 merupakan perusahaan besar dan 35 skala menengah. Lampung Tengah sebagai wilayah terbanyak dengan 36 perusahaan.

“Lampung memang menjadi pusat industri tapioka nasional. Selain karena luasnya areal singkong, rantai pasok serta infrastruktur pabrik juga sudah mapan,” ujar Kepala Disperindag Provinsi Lampung, Evie Fatmawati.

 

Penggerak Produksi

Sejumlah perusahaan besar seperti PT Budi Acid Jaya, PT Florindo Makmur, PT Umas Jaya Agrotama, PT Sungai Bungur Indo Perkasa, dan PT Bintang Lima Menggala menjadi motor penggerak produksi.

Bahkan, PT Sinar Pematang Mulia II di Lampung Tengah mampu memproduksi hingga 500 ton per hari atau setara 182.500 ton per tahun.

Di tingkat global, tren pelemahan juga tercermin dari laporan Asosiasi Perdagangan Tapioka Thailand.

Harga ekspor yang pada awal 2024 masih sekitar US\$568 per ton, kini merosot ke kisaran US\$405–450 per ton (Agustus 2025). Situasi ini turut menekan pasar dalam negeri, termasuk Lampung.

Instruksi Gubernur Lampung Nomor 2 Tahun 2025 sebenarnya mengatur harga singkong Rp1.350/kg tanpa pengukuran kadar pati dan potongan maksimal 30 persen. Namun, implementasi di lapangan berbeda jauh. Sejak April 2025, harga riil hanya Rp1.000 – Rp1.100/kg dengan rafaksi hingga 40 persen.

Kondisi semakin parah dengan penumpukan stok tapioka di gudang. Data menunjukkan, persediaan mencapai sekitar 400 ribu ton, sementara serapan pasar sangat terbatas. Akibatnya, tekanan harga semakin sulit teratasi, baik oleh pelaku industri maupun para petani.

Tags: dinas perindustrian dan perdaganganpetani singkongProvinsi Lampungrafaksisingkongtapioka
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Pertaruhkan Status Internasional, DPRD Desak Pemprov Intervensi Rute Malaysia

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Keberlanjutan rute penerbangan langsung (direct flight) Lampung–Malaysia kini menjadi sorotan serius di kursi legislatif. Anggota DPRD Provinsi Lampung,...

Ilustrasi )MI)

Jaga Status Bandara Internasional, Astindo Desak Dukungan Riil Rute Malaysia

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Provinsi Lampung menyerukan urgensi kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlangsungan rute penerbangan langsung...

Bandara Radin Inten II Lampung Kembali Raih Status Internasional

Hubungkan Dua Negara, Penerbangan Perdana Lampung–Kuala Lumpur Meluncur 12 Februari

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)-- Pemprov Lampung mengonfirmasi kesiapan pembukaan rute penerbangan internasional perdana yang menghubungkan Lampung dengan Kuala Lumpur, Malaysia. Inaugural...

Berita Terbaru

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK
Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK

byRicky Marlyand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025,...

Read moreDetails
Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik

Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik

10/02/2026
Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

10/02/2026
HP HyperX Omen 15

HP Resmi Luncurkan HyperX Omen 15 di Indonesia, Intip Harga dan Spesifikasi Gahar RTX 50 Series

10/02/2026
gading marten dan meidina dina

Gading Marten Angkat Bicara Soal Kabar Pernikahan dengan Medina Dina

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.