HUT REI ke-54 Dorong Kebangkitan Properti Lampung

Editor Mustaan
Senin, 04 Mei 2026 20.49 WIB

Bandar Lampung (lampost.co) — Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Real Estat Indonesia (REI) hampir rampung. Panitia pelaksana menyebut progres persiapan telah mencapai sekitar 90 persen. Fokus akhir adalah pada penyempurnaan detail teknis bersama event organizer (EO) dan seluruh tim yang terlibat.

Ketua Panitia HUT ke-54 REI, Joko Santoso, menegaskan bahwa peringatan tahun ini mengangkat tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti.” Tema tersebut dipilih sebagai respons atas dinamika yang tengah dihadapi sektor properti. Selain itu, tema tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat sinergi antar pelaku industri.

“Dalam kondisi saat ini, kebersamaan dan solidaritas menjadi kunci. Kepercayaan harus menjadi pondasi utama, sementara soliditas menjadi energi untuk terus bergerak dan tumbuh,” ujar Joko dalam konferensi pers di Kinar Resto, Sukadanaham, Bandar Lampung, Senin (4/5/2026).

Ngupi Pay

Rangkaian kegiatan HUT REI akan dimulai pada Selasa (5/5/2026) melalui agenda “Ngupi Pay” bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang berlangsung di Mahan Agung. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha properti.

Selanjutnya, pada Rabu (6/5/2026) pagi, panitia menggelar kegiatan bakti sosial bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial REI kepada masyarakat.

Tak hanya berfokus pada seremoni, HUT REI ke-54 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku usaha dan masyarakat luas. Mulai dari agenda yang mengangkat potensi UMKM Lampung, reuni antar anggota, hingga kegiatan kontemplatif dan fun game yang dirancang untuk mempererat kebersamaan.

“Melalui rangkaian ini, kami ingin memperkuat rasa soliditas dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan industri ke depan,” kata Joko.

Golf

Pada Kamis (7/5/2026), panitia juga menyiapkan agenda olahraga golf yang diikuti peserta dari berbagai daerah sebagai bagian dari kegiatan paralel.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada penyelenggaraan forum bisnis yang digagas sebagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan sektor properti dan investasi.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku industri untuk memperluas jejaring, meningkatkan kepercayaan pasar, serta membuka peluang kolaborasi baru.

“Ini momentum penting untuk memperkuat ekosistem properti di Lampung agar semakin kompetitif dan berkembang,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI