• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 17/12/2025 10:42
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Ini 10 Modus Kejahatan Siber dan Penipuan Digital yang Harus Diwaspadai

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
12/11/25 - 21:58
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Temu Responden di Hotel Grand Mercure, Rabu, 12 November 2025.

Temu Responden di Hotel Grand Mercure, Rabu, 12 November 2025.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Maraknya kejahatan siber dan penipuan digital di era transaksi online membuat masyarakat perlu semakin waspada dan cerdas dalam berbelanja.

Kesadaran itu menjadi sorotan dalam sesi Cerdas Berbelanja di Era Digital: Menghindari Penipuan Online saat Temu Responden Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Rabu, 12 November 2025.

Vice President Center of Digital BCA, Angela Wanodya Sawangi, menjelaskan kejahatan digital terus berkembang dengan berbagai modus yang memanfaatkan manipulasi psikologis dan identitas palsu.

“Pelaku kini tidak hanya menggunakan pesan teks atau media sosial, tapi juga menyamar sebagai lembaga resmi untuk menipu korban,” jelasnya.

Menurut dia, phishing atau social engineering menjadi salah satu bentuk penipuan yang paling banyak memakan korban. Pelaku memanfaatkan rasa panik atau percaya korban agar mau memberikan data pribadi seperti password, informasi rekening, atau nomor kartu kredit.

“Korban biasanya merasa tidak melakukan transaksi, padahal sudah memberikan akses ke pelaku,” kata dia.

Ia mengungkapkan, 10 modus kejahatan siber paling sering terjadi sepanjang 2025. Modus itu meliputi transaksi online, tawaran pekerjaan palsu, investasi bodong, jual beli fiktif, hingga penipuan mengatasnamakan e-commerce, atau instansi pemerintah.

“Kejahatan digital kini makin beragam karena pelaku terus beradaptasi dengan tren teknologi,” ujarnya.

Salah satu modus yang banyak menjerat korban ialah tawaran kerja paruh waktu dengan imbalan besar. Pelaku menghubungi korban secara acak, mengajak bergabung ke grup aplikasi pesan, lalu meminta transfer uang dengan janji komisi tinggi.

“Biasanya korban tidak sadar sedang kena tipu karena prosesnya seolah profesional,” kata dia.

Penipuan Arisan dan Investasi

Angela juga menyoroti penipuan arisan dan investasi online yang marak di kalangan perempuan. Pelaku menjanjikan keuntungan besar dan cepat dengan skema sederhana, tetapi ujungnya korban harus mentransfer dana ke rekening pelaku.

“Iming-iming bonus dan logam mulia sering kali membuat masyarakat lengah tanpa memeriksa legalitasnya,” katanya.

Untuk mencegah  itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur keuntungan instan dan selalu memverifikasi identitas pelaku usaha.

“Gunakan platform e-commerce resmi dan hindari transaksi di luar sistem yang terjamin keamanannya,” ujarnya.

Selain itu, dia mengingatkan bahaya aplikasi palsu (fake APK) yang mengatasnamakan instansi seperti Dukcapil, BPJS, atau Direktorat Pajak. Aplikasi tersebut bisa mengambil alih kendali perangkat dan mengakses akun perbankan korban. “Jangan sembarangan klik tautan atau instal aplikasi dari sumber yang tidak jelas,” kata dia.

Melalui edukasi dan kampanye #GEBERPK (Gerakan Perlindungan Konsumen), masyarakat makin paham mengenali ciri-ciri kejahatan digital dan dapat melindungi diri dalam setiap transaksi online.

Tags: Kejahatan siberpenipuan digital
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan

Kesuksesan Implementasi Desaku Maju Butuh Kolaborasi

byEffranand1 others
16/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Program Desaku Maju sebagai program yang mengintegrasikan berbagai kegiatan pembangunan di desa. Program itu dengan pendekatan...

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.

Program Desaku Maju Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

byEffranand1 others
16/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan ekonomi desa. Hal itu melalui Program Desaku Maju sebagai bagian dari...

Pemerintah Provinsi Lampung meraih predikat Terbaik 3 Nasional pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2025 dari Kementerian PPN/Bappenas. Dok Pemprov

Lampung Raih Terbaik 3 Nasional PPD 2025, Program Desaku Maju Diunggulkan

byEffranand1 others
16/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung meraih predikat Terbaik 3 Nasional pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2025 dari Kementerian...

Berita Terbaru

Film Sore
Hiburan

Jadwal Tayang Film Sore: Istri Dari Masa Depan di Netflix, Siap Streaming 8 Januari 2026

byNana Hasan
17/12/2025

Jakarta (Lampost.co) - Netflix resmi mengumumkan jadwal tayang film Sore: Istri Dari Masa Depan. Film garapan Yandy Laurens ini akan...

Read moreDetails
Suasana langit cerah berawan menyelimuti Masjid Raya Lampung Al Bakrie, Bandar Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Rabu, 17 Desember 2025, Lampung Cerah Berpotensi Hujan

17/12/2025
Pengabdi setan (film horor Indonesia)

10 Film Horor Indonesia Paling Laris Sepanjang Masa, KKN di Desa Penari Tembus 10 Juta Penonton

17/12/2025
avatar

James Cameron Tetap Pakai Teknologi HFR di Avatar Fire and Ash Meski Disebut Mirip Game

16/12/2025
Lisa Mariana

Lisa Mariana Dukung Atalia Gugat Cerai Ridwan Kamil, Sebut Bu Cinta Berhak Bahagia

16/12/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.