IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 03:58
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Jihan Nurlela Tegaskan Pangan Kemasan Rusak Tidak Boleh Dijual di Pasar Lampung

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meminta penarikan produk pangan kemasan rusak dan tanpa izin PIRT dari pasar guna menjamin keamanan konsumen selama Ramadan 2026.

Isnovan DjamaludinAtikabyIsnovan DjamaludinandAtika
07/03/26 - 14:34
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Wagub Jihan Nurlela

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela (kanan).  Foto: Dok Adpim

Bandar Lampung (Lampost.co)–Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menginstruksikan penarikan segera seluruh produk pangan dengan kemasan rusak  dari peredaran dan tidak memperjualbelikannya kepada masyarakat.

Jihan menegaskan hal itut saat inspeksi mendadak (sidak) keamanan pangan di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Bandar Lampung, pekan ini. Wagub menekankan kondisi kemasan yang tidak utuh sangat berisiko membahayakan kesehatan konsumen.

“Dalam sidak kami menemukan beberapa produk dengan kemasan rusak dan ini sama sekali tidak boleh dijual. Kami meminta pelaku usaha lebih teliti dan memprioritaskan keselamatan warga,” ujar Jihan Nurlela di sela pemantauan lapangan, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: Pemprov Lampung Imbau Warga Teliti Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Jelang Idulfitri 2026

Selain masalah kemasan, tim gabungan juga mendapati sejumlah produk industri rumah tangga yang belum mengantongi izin edar resmi serta izin produksi pangan industri rumah tangga (PIRT). Menanggapi temuan itu, Pemerintah Provinsi Lampung mengambil tindakan preventif dengan meminta penarikan segera produk-produk tersebut dari rak pajang.

“Kami menemukan beberapa produk yang belum memiliki izin edar dan PIRT. Kami minta segera tarik produk tersebut dari pasaran untuk diproses perizinannya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.

Pemantauan Pemprov Lampung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ini bertujuan menjamin ketersediaan pasokan, stabilitas harga, serta aspek keamanan pangan selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Hasil pantauan hingga memasuki pekan ketiga Ramadan 2026, harga berbagai bahan pokok seperti beras, cabai, dan minyak goreng di pasar tradisional maupun ritel modern relatif stabil. Jihan memastikan rantai distribusi berjalan lancar sehingga stok cukup hingga hari raya mendatang.

Baca juga: Kolaborasi Semua Pihak Jaga Ketersediaan Pangan di Ramadan dan Lebaran

“Baik di ritel, pasar tradisional maupun pasar modern, harga pangan relatif stabil. Pasokan juga aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat sampai Lebaran,” ujar Wagub.

Dalam sidak itu, Pemprov Lampung juga menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji cepat (rapid test) sampel pangan segar. Pengujian menyasar komoditas seperti ikan, daging ayam, sayuran, dan buah-buahan guna mendeteksi kandungan zat berbahaya.

Hasil laboratorium di lapangan menunjukkan seluruh sampel yang diambil berada dalam batas aman dan layak konsumsi. Pengawasan rutin lintas sektor ini akan terus berlanjut secara berkala demi menjaga ketenangan masyarakat dalam beribadah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan sebelum membeli agar kondisi pasar tetap stabil dan keluarga tetap sehat,” ujarnya.

 

Tags: Idulfitri 2026Jihan NurlelaKeamanan Pangan LampungPIRTRamadan 1447HSidak Pasar 2026Wagub Lampung
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

byAsrul Septianand1 others
13/04/2026

Kotaagung (Lampost.co) — Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin, 13 April 2026, sekitar...

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

byAsrul Septian
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – DPRD Provinsi Lampung mendorong percepatan penyelesaian infrastruktur irigasi guna mendukung arah pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah...

Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

byAsrul Septian
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemerintah Provinsi Lampung memanfaatkan capaian pembangunan sebagai pijakan utama dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)...

Berita Terbaru

Selebrasi Marc Guehi (kanan)
Bola

Manchester City Cukur Tuan Rumah Chelsea 3-0, Ancaman Nyata bagi Arsenal

byIsnovan Djamaludin
14/04/2026

London (Lampost.co)–Manchester City menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Chelsea dalam laga lanjutan pekan ke-32 Liga Inggris (Premier League)...

Read moreDetails
Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

13/04/2026
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

13/04/2026
Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

13/04/2026
pengisian daya di SPKLU meningkat

Operasional Kendaraan Listrik Melonjak, PLN Perkuat Sistem Kendaraan

13/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.