• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 12/03/2026 04:42
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Defisit 3 Persen Harga Mati, Kemenkeu Bidik Rasio Utang Stabil 40%

Delima NapitupuluAntaranewsbyDelima NapitupuluandAntaranews
11/02/26 - 12:06
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi

Ilustrasi (MI)

ADVERTISEMENT

Jakarta (lampost.co)–Kementerian Keuangan komit menjaga disiplin fiskal di tengah kondisi ekonomi global. Wamenkeu, Juda Agung, memastikan pemerintah akan mempertahankan rasio utang Indonesia di kisaran 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah ambang batas legal 60 persen yang diatur Undang-Undang.

Hingga tutup tahun 2025, posisi utang Indonesia berada di level 40,08 persen terhadap PDB atau setara Rp9.549,46 triliun. Meski secara angka terlihat besar, Juda menilai posisi tersebut masih dalam kategori sangat aman untuk menopang transformasi ekonomi.

“Meskipun batas di undang-undang itu 60 persen, komitmen kita adalah menjaganya di sekitar 40 persen. Saat ini kondisinya masih sangat aman,” tegas Juda Agung di sela acara Economic Outlook 2026 di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap laporan lembaga pemeringkat global, Moody’s, yang baru-baru ini menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun tetap mempertahankan peringkat pada level Baa2. Juda menyatakan hasil penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi (lesson learned) bagi pemerintah dalam memperbaiki komunikasi publik dan tata kelola kebijakan.

Pihak kementerian kini tengah bersiap menghadapi penilaian dari lembaga pemeringkat lainnya yang dijadwalkan rilis pada 23 Februari 2026. “Masukan dari Moody’s terkait prediktabilitas kebijakan dan koordinasi antarkementerian akan kami perbaiki. Ini adalah bagian dari manajemen risiko yang terus kami tingkatkan,” imbuhnya.

Defisit 3 Persen

Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga kepercayaan pasar dengan menahan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah batas 3 persen terhadap PDB. Hal ini ditegaskan sebagai langkah krusial untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan.

“Defisit di bawah 3 persen itu harga mati,” ujar Juda Agung.

Sebagai catatan, pada akhir 2025, defisit APBN Indonesia tercatat melebar ke angka 2,92 persen terhadap PDB atau senilai Rp695,1 triliun, mendekati batas maksimal namun masih sesuai koridor hukum. Untuk tahun 2026, UU APBN mematok target defisit fiskal yang lebih moderat di level 2,68 persen.

Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan pendapatan guna mendukung belanja prioritas tanpa mengganggu stabilitas makroekonomi. Sementara itu, lembaga pemeringkat S&P Global hingga saat ini masih mempertahankan outlook stabil untuk Indonesia. Itu mencerminkan kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan transisi kebijakan.

Tags: defisit APBNJuda AgungkemenkeuMoody'sRasio Utang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja untuk Percepat Kamandirian Pangan.Dok

SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja untuk Percepat Kamandirian Pangan

byNur
11/03/2026

Tulangbawang Barat (Lampost.co)---- Pabrik gula Sugar Group Companies (SGC) membuka puluhan ribu lapangan kerja bagi masyarakat. Terutama warga Lampung dan...

Warga Way Huwi Serbu Gerakan Pangan Murah Pemprov Lampung

Warga Way Huwi Serbu Gerakan Pangan Murah Pemprov Lampung

byRicky Marly
11/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ratusan warga Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, memadati Kantor TVRI Lampung dalam kegiatan...

satgas pangan

YLKI Lampung Pantau Distribusi Elpiji Tiga Kilogram

byDelima Napitupuluand1 others
11/03/2026

Bandarr Lampung (lampost.co)--Menjelang Idulfitri, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung memperketat pengawasan penyaluran dan standarisasi LPG 3 kg. Langkah ini...

Berita Terbaru

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas
Mudik Dan Lebaran

Mudik Aman dan Nyaman Wujud Perlindungan Negara bagi Warganya

byRicky Marlyand1 others
12/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 yang aman dan nyaman harus menjadi bagian dari upaya perlindungan bagi seluruh warga...

Read moreDetails
Polda Lampung Hitung Kerugian Negara Tambang Ilegal Way Kanan

Polda Lampung Hitung Kerugian Negara Tambang Ilegal Way Kanan

11/03/2026
Penertiban Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diapresiasi PTPN I Regional 7

Penertiban Aktivitas Tambang Emas Ilegal Diapresiasi PTPN I Regional 7

11/03/2026
buriram vs melbourne

Buriram United Lolos ke Perempat Final ACLE 2026 Usai Singkirkan Melbourne City

11/03/2026
Kantor PTPN I Regional 7.

Gerebek Tambang Ilegal, PTPN I Regional 7 Apresiasi Polda Lampung dan Kodam XXI/RI

11/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.