• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 28/01/2026 15:24
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Lapangan Kerja Sempit, Ojol Jadi Jalan Bertahan Hidup Warga Bandar Lampung

Kondisi lapangan kerja yang sempit dan syarat rekrutmen yang rumit membuat pencari kerja kesulitan masuk sektor formal.

EffranbyEffran
28/01/26 - 14:13
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Mitra ojek online sedang beristirahat sambil menunggu orderan di bawah flyover Mall Boemi Kedaton, Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Lampung Post/Triyadi Isworo)

Mitra ojek online sedang beristirahat sambil menunggu orderan di bawah flyover Mall Boemi Kedaton, Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Lampung Post/Triyadi Isworo)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Sulitnya mencari pekerjaan dengan upah layak mendorong banyak warga memilih sektor informal. Ojek online kini menjadi alternatif pekerjaan yang paling realistis di tengah tekanan ekonomi.

Kondisi lapangan kerja yang sempit dan syarat rekrutmen yang rumit membuat pencari kerja kesulitan masuk sektor formal. Upah yang ditawarkan juga sering kali berada di bawah standar kebutuhan hidup.

Chandra, karyawan toko yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek online, menilai peluang kerja di Bandar Lampung semakin terbatas. Ia menyebut banyak perusahaan menetapkan syarat tinggi dengan gaji rendah.

“Sekarang cari kerja susah. Syarat ribet, gaji kecil. Yang punya motor sama HP mending ngojek online,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Chandra mengaku pekerjaannya saat ini tidak sesuai latar belakang pendidikan. Upah juga belum memenuhi standar UMR. Meski begitu, ia tetap bertahan karena belum menemukan pilihan lain. “Kalau belum ada kerjaan lain, ya dijalanin dulu. Setidaknya bisa sambil ngojol,” katanya.

Menurut Chandra, fleksibilitas menjadi alasan utama banyak orang memilih ojek online. Pengemudi bisa menyesuaikan jam kerja dengan pekerjaan utama atau aktivitas lain.

Hal serupa dirasakan Rudit, lulusan baru salah satu universitas swasta di Bandar Lampung. Ia memilih menjadi pengemudi ojek online setelah lulus kuliah. “Lowongan sebenarnya ada, tapi masuknya susah dan gajinya nggak sesuai,” ujarnya.

Tak Aktif Melamar Pekerjaan

Dia mengaku belum aktif melamar pekerjaan baru. Ia memilih fokus menjadi pengemudi ojek online karena waktu kerja fleksibel dan pendapatan relatif stabil. “Masih ngojol aja sekarang. Fleksibel dan hasilnya lumayan,” katanya.

Ia menjadi pengemudi ojek online sejak masih kuliah. Pendapatan dari ojek online membantunya memenuhi kebutuhan harian hingga melunasi cicilan motor.

Dia juga menjelaskan proses pendaftaran pengemudi berbeda di setiap platform. Beberapa aplikasi memberikan akses pendaftaran yang lebih mudah. “Kalau Maxim cukup STNK sama SIM. Modal jaket saja. Gojek buka pendaftaran terbatas,” ujarnya.

Ia menyebut pendaftaran di Gojek bergantung pada kuota pengemudi aktif. Biasanya pendaftaran dibuka saat banyak mitra terkena pemutusan.

Fenomena meningkatnya pengemudi ojek online mencerminkan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Di tengah terbatasnya lapangan kerja formal, sektor informal menjadi penyangga utama penghasilan.

Ojol kini tidak hanya menjadi pekerjaan sampingan. Bagi sebagian warga, profesi itu berubah menjadi sumber penghasilan utama untuk bertahan hidup.

Tags: driver ojolekonomi masyarakatlapangan kerja Bandar LampungOjek Onlinepencari kerja
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 28 Januari 2026 Makin Terbang Tinggi 

byEffran
28/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Rabu, 28 Januari 2026....

Media Gathering ACC Lampung yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026 di Mbok Wito Palapa Resto, Lampung.

ACC Dorong Literasi Pembiayaan di Tengah Isu Negatif Leasing

byNur
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — PT Astra Credit Companies (ACC) menegaskan komitmennya sebagai lembaga pembiayaan yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan...

Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Selasa, 27 Januari 2026....

Berita Terbaru

Mitra ojek online sedang beristirahat sambil menunggu orderan di bawah flyover Mall Boemi Kedaton, Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Lampung Post/Triyadi Isworo)
Ekonomi dan Bisnis

Lapangan Kerja Sempit, Ojol Jadi Jalan Bertahan Hidup Warga Bandar Lampung

byEffran
28/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Sulitnya mencari pekerjaan dengan upah layak mendorong banyak warga memilih sektor informal. Ojek online kini menjadi...

Read moreDetails
Nokia 7610 5G

Nokia 2026 Bangkit Total: HP Legendaris Tahan Banting hingga Android 120Hz Murah

28/01/2026
Ilustrasi

Sebanyak 800 Ribu Pekerja di Lampung Terproteksi BPJS Ketenagakerjaan

28/01/2026
Para pekerja di salah satu perusahaan milik negara yang beroperasi di Lampung sedang bekerja. ANTARA

Disnaker Komit Seimbangkan Kesejahteraan Buruh dan Iklim Investasi

28/01/2026
Demo K3 oleh perwakilan perusahaan di Lampung dalam apel K3 di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. ANTARA

Pemprov Tekankan SOP Ketat Guna Tekan Angka Kecelakaan Kerja

28/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.