Bandar Lampung (Lampost.co) — Minimarket Lampung mulai mengkaji penggunaan kantong kertas sebagai langkah mengurangi sampah plastik. Kebijakan ini sejalan dengan dorongan pemerintah dan tren ramah lingkungan.
Perwakilan manajemen minimarket, Aji Andianto, menyebut pihaknya sedang menyiapkan skema peralihan kantong plastik ke kantong kertas. Tim internal mempelajari sistem operasional agar penerapan berjalan efektif.
Ia mengatakan kebijakan serupa sudah berhasil di berbagai kota besar di Indonesia. Pengalaman itu menjadi acuan penting sebelum diterapkan di Lampung.
“Kami pelajari mekanisme secara menyeluruh. Kami ingin menerapkan sistem yang sama di seluruh gerai Lampung,” kata Aji.
Kurangi Pemberian Kantong Gratis
Sejumlah gerai bahkan mulai mengurangi pemberian kantong plastik gratis. Kasir aktif mengingatkan konsumen untuk membawa tas belanja sendiri.
Jika konsumen tidak membawa tas, minimarket menawarkan kantong daur ulang atau kantong kertas. Langkah ini bertujuan mengubah kebiasaan belanja masyarakat.
Aji menilai edukasi langsung di gerai sangat efektif. Interaksi kasir dan konsumen mempercepat perubahan perilaku.
Ia optimistis kebiasaan membawa tas sendiri segera menjadi gaya hidup baru di Lampung. Dukungan pelaku usaha dinilai memperkuat upaya pengurangan sampah plastik.








