Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung terus mendorong penguatan ekonomi perempuan melalui peningkatan serapan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bandar Lampung (Lampost.co) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung terus mendorong penguatan ekonomi perempuan melalui peningkatan serapan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga kini, pelaku usaha masih menghadapi kendala utama pada aspek pemasaran yang belum optimal.
Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, serta Layanan Manajemen Strategis OJK, Ety Elyati, menilai banyak produk unggulan daerah belum mampu bertahan di pasar karena rendahnya daya serap.
“Akar masalahnya ada di pemasaran. Produknya belum terserap maksimal,” ujarnya.
Ety menjelaskan, dukungan terhadap UMKM selama ini masih bersifat jangka pendek, seperti bazar atau promosi sesaat. Setelah kegiatan berakhir, penjualan kembali menurun dan pelaku usaha kesulitan menjaga keberlanjutan usaha.
Ia mendorong instansi pemerintah untuk mulai memanfaatkan produk UMKM lokal dalam kegiatan rutin, seperti rapat maupun agenda kedinasan. Langkah tersebut dinilai mampu menciptakan permintaan yang lebih stabil.
“Kalau kebutuhan kegiatan sehari-hari bisa dipenuhi dari produk UMKM, itu akan sangat membantu pelaku usaha,” katanya.
Menurutnya, penggunaan produk lokal secara konsisten oleh setiap dinas akan memperkuat perputaran ekonomi sekaligus memberi kepastian pasar bagi UMKM.
Selain itu, OJK juga memfasilitasi kemitraan antara pelaku usaha dengan lembaga jasa keuangan dan offtaker di berbagai sektor, seperti peternakan dan komoditas unggulan daerah, antara lain jagung, kopi, dan singkong.
Melalui kemitraan tersebut, pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga pendampingan serta kepastian penyerapan hasil produksi.
Momentum Hari Kartini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi daerah yang mandiri dan berkelanjutan.
(Intan Tyas/Magang)
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update