• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/09/2025 00:02
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Omzet Pedagang Gula Merah di Pasar Bandarjaya Meroket

PutriTedjo WaluyobyPutriandTedjo Waluyo
19/03/24 - 16:47
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung Tengah
A A
Omzet Pedagang Gula Merah di Pasar Bandarjaya Meroket

Salah satu lapak pedagang yang menjual gula merah di Pasar Bandarjaya, Lampung Tengah. (Foto: Lampost.co/Tedjo Waluyo)

Gunungsugih (Lampost.co)–Bulan Ramadan tidak bisa terlepas dari sajian berbuka (takjil) yang manis-manis. Hal itu rupanya menjadi berkah bagi para pedagang gula aren atau gula merah di Pasar Bandarjaya, Lampung Tengah.

Setiap tahun, saat masuk bulan puasa, minat beli masyarakat terhadap gula merah melonjak. Lonjakan it juga berdampak pada omzet penjualan para pedagang gula merah.

Astri, seorang pedagang di Pasar Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah mengaku omzetnya dari menjual gula merah meroket saat ramadan. Saat ramadan, masyarakat tidak hanya membeli sembako, tetapi juga memprioritaskan gula merah sebagai bahan utama membuat takjil.

“Mintat beli masyarakat meningkat sejak awal bulan Ramadan. Biasanya gula merah untuk bahan pembuatan jajanan atau minuman buat berbuka puasa,” ujarnya, Selasa, 19 Maret 2024.

Meskipun harga gula merah naik, Astri menyatakan bahwa minat masyarakat tetap tinggi. Namun, terkadang mereka kesulitan melayani pesanan karena pasokan dari distributor sering terlambat.

“Walaupun harganya naik tetapi daya beli meningkat sehingga berdampak dengan omzet penjualan. Tambahan penghasilan ikut naik lumayan,” katanya.

Harga gula merah saat ini mencapai di Pasar Bandarjaya Rp19 ribu/kilogram, meningkat dari harga Rp17 ribu sebelum ramadan. Kenaikan itu terjadi karena permintaan pasar yang cukup tinggi.

“Naik harganya terbilang masih relatif wajar dan masih terjangkau oleh masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Rani, seorang ibu rumah tangga, mengaku rutin membeli gula merah untuk membuat berbagai jajanan takjil dan minuman segar untuk berbuka puasa bersama keluarga.

“Terkadang saya buat kolak manis, bubur, dan makanan lainnya buat berbuka puasa di rumah. Kadang untuk sedekah ke masjid untuk berbuka bersama,” kata Rani.

Tags: BANDARJAYABERITALAMPUNGEKONOMIGULAMERAHLAMPUNGTENGAHPASAR
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pengamat Ekonomi Pertanian Unila, Teguh Endaryanto. Lampost.co/Silvia

Good Agricultural Practice Tingkatkan Daya Saing Kopi

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Sejumlah wilayah seperti Tanggamus, Lampung Barat,...

Eksportir Lampung, Sumita. Lampost.co/Silvia

Produktivitas Komoditas Unggulan Lampung Harus Ditingkatkan

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Produktivitas komoditas unggulan Lampung masih perlu dorongan agar mampu bersaing di pasar global. Peluang pasar global...

Seorang petani kopi di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, sedang menjemur kopi miliknya, Selasa (30/7/2024). Lampost.co/Eliyah

Budidaya Kopi Robusta Lampung Naik Dua Kali Lipat, ini Rahasianya

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perkebunan Lampung mendorong penerapan sistem budidaya pagar pada tanaman kopi robusta. Pola tanam intensif itu...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.