• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 27/01/2026 11:47
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Penambahan Subsidi Pupuk Pacu Produktivitas Petani

NurIhwana HaulanbyNurandIhwana Haulan
18/07/24 - 21:31
in Bandar Lampung, Ekonomi dan Bisnis
A A
Penambahan Subsidi Pupuk Diharapkan Pacu Produktivitas Petani.

Penambahan Subsidi Pupuk Diharapkan Pacu Produktivitas Petani. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co)– Pemerintah Provinsi Lampung mendapat penambahan alokasi pupuk subsidi 2024 sebanyak 803.719 ton.

Pengamat Pertanian Universitas Lampung, Teguh Endaryanto, mengatakan bahwa hal ini merupakan kabar baik bagi petani khususnya petani kecil yang tidak mampu menjangkau pupuk non subsidi.

Penambahan pupuk subsidi menurutnya dapat memberikan harapan bagi petani. Yakni untuk meningkatkan produktivitas tanam dengan cara memberikan pupuk secara maksimal.

Penerima Pupuk Bersubsidi Maksimal Miliki Lahan 2 Hektar

“Mudah-mudahan dengan adanya pupuk bersubsidi ini petani mampu menggunakan sebaik mungkin. Serta bisa berdampak terhadap produktivitas,” kata Teguh Kamis, 18 Juli 2024.

Namun yang juga patut menjadi catatan, bergulirnya pupuk bersubsidi juga diimbangi dengan ketepatan waktu saat pendistribusian. Sebab hal itu menurutnya akan berkaitan dengan masa tanam.

“Karena ini kan bulan Juli, secara musim memang masuk kemarau meskipun masih ada beberapa kali hujan turun. Tapi secara umum, kalau petani menanam itu artinya butuh pupuk. Tapi ketika dia belum menanam, maka kemungkinan dia akan menunda penenebusan pupuk,” jelasnya.

Dalam pemanfaatannya, Teguh mengimbau agar petani juga mampu menggunakan pupuk tersebut sebaik mungkin dan tetap memperhatikan pemupukan berimbang.

“Jangan karena ada penambahan pupuk bersubsidi akhirnya di hambur-hambur. Misalnya satu hektar yang harusnya 150 kg ini Jadi lebih. Karena kalau kita bicara dari aspek lingkungan juga kan potensi pencemaran tanahnya jadi besar,” ucapnya.

Data statistik memnyebutkan mayoritas petani Indonesia adalah petani yang lahannya di bawah setengah hektar.

Penerima Bantuan Pupuk

Menurut Teguh dengan adanya regulasi penerima bantuan subsidi maksimal 2 hektar adalah tepat bagi para petani kecil.

“Ini sangat bagus karena memang asumsinya kalau dia di atas 3 hektar dia petani besar yang memiliki modal. Maka gunakanlah pupuk non subsidi,” tuturnya.

Namun dalam pendistribusiannya, Teguh mengatakan dibutuhkan kesiapan dan perencanaan khusus. Sebab penyaluran pupuk akan menyangkut logistik infrastruktur, agen, kios dan sebagainya.

Oleh karenanya perlu adanya pengawasan yang lebih ketat sehingga mekanisme distribusinya bisa tepat sasaran dan tepat waktu.

“Sebab ketepatan di dalam waktu distribusi ini terkait dengan massa tanam yang akan dilalui oleh petani,” kata dia.

Tags: hasil pertanianLAMPUNGPETANIproduktifitas petaniPupuk Subsidiurea
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Selasa, 27 Januari 2026....

PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dunia kerja masih menjadi medan berat bagi para lulusan baru. Banyak fresh graduate kesulitan menembus pasar...

Pertamina1

Jaga Keandalan Mesin Industri, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Salurkan Perdana Biosolar B40 Performance

byIsnovan Djamaludin
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) resmi memulai penyaluran perdana Biosolar B40 Performance (B40PF) bagi...

Berita Terbaru

POCO X8 Pro Max
Teknologi

Spesifikasi dan Harga POCO X8 Pro Max, HP Terbaru dari Xiaomi Siap Masuk Indonesia

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- POCO kembali menyiapkan kejutan besar untuk pasar Indonesia. Kali ini, brand dari Xiaomi tersebut akan membawa POCO...

Read moreDetails
Riki Matsuda

Resmi dari FIFA, Kapten Liga Jepang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

27/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

27/01/2026
PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

27/01/2026
wali kota

Wali Kota Eva Dwiana Klaim Sekolah Siger Sesuai Prosedur

27/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.