• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/09/2025 01:39
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha Lampung Soroti Kesenjangan Pertumbuhan Ekonomi dan Kondisi Riil

Para pengusaha itu menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat sektor mikro agar manfaat pembangunan lebih merata.

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
30/08/25 - 20:53
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Wakil Ketua Umum Kadin Lampung, Romi Junanto Utama. Lampost.co/Silvia

Wakil Ketua Umum Kadin Lampung, Romi Junanto Utama. Lampost.co/Silvia

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung menyoroti kesenjangan antara data makro yang terlihat tinggi. Sebab, kondisi riil di lapangan terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung belum sepenuhnya masyarakat rasakan, khususnya di kalangan petani.

Para pengusaha itu menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat sektor mikro agar manfaat pembangunan lebih merata.

Wakil Ketua Umum Kadin Lampung, Romi Junanto Utama, menyoroti masih adanya kesenjangan antara pertumbuhan ekonomi Lampung dengan kondisi kesejahteraan masyarakat. Terutama kesejahteraan di tingkat petani yang tak begitu terdampak tingginya pertumbuhan ekonomi.

Pasalnya, sektor pertanian justru menunjukkan tren pertumbuhan yang menurun dalam lebih dari satu dekade terakhir. Namun, memberikan share yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

Padahal, sektor itu merupakan tulang punggung perekonomian Lampung karena menyerap banyak tenaga kerja, tetapi tidak berkembang secara maksimal.

“Petani juga tidak merasakan dampak luas atas pertumbuhan itu karena pertumbuhan itu lebih besar terdorong dari perdagangan. Apalagi, tantangannya soal SDM yang semakin sedikit karena anak muda jarang tertarik,” kata dia.

Sinergi Pengusaha dan Pemda

Dia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam membangun perekonomian daerah. Ia menilai, penguatan sektor mikro akan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya pandang dari makro, tapi juga sektor mikro. Inilah peran Kadin sebagai pelaku ekonomi dan usaha untuk memberi input kepada pemda agar ke depan harus bahu-membahu menyentuh sektor mikro,” kata dia.

Senada, Pemimpin Redaksi Lampung Post, Abdul Gafur, menilai perlunya perhatian lebih besar pada ekonomi mikro. Ia menegaskan, indikator makro memang penting, tetapi harus beriringan dengan pemahaman kondisi nyata masyarakat.

“Pemerintah juga harus menilik ekonomi mikro, jangan hanya melihat pertumbuhan ekonomi secara makro, tapi lihat kondisi riil mikronya,” ujarnya.

Dia menambahkan, sektor primer seperti pertanian perlu terdorong bersama dengan sektor lain agar pertumbuhan ekonomi lebih optimal. Salah satunya dengan penguatan sektor pariwisata yang dapat menjadi motor tambahan bagi ekonomi daerah.

“Sektor primer juga harus dengan optimalisasi sektor lainnya, misalnya pariwisata. Harus semakin kreatif menciptakan event dan iklim yang mendukung untuk pariwisata,” kata dia.

Tags: ekonomi lampungKadin LampungPETANI
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pengamat Ekonomi Pertanian Unila, Teguh Endaryanto. Lampost.co/Silvia

Good Agricultural Practice Tingkatkan Daya Saing Kopi

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung menjadi salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Sejumlah wilayah seperti Tanggamus, Lampung Barat,...

Eksportir Lampung, Sumita. Lampost.co/Silvia

Produktivitas Komoditas Unggulan Lampung Harus Ditingkatkan

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Produktivitas komoditas unggulan Lampung masih perlu dorongan agar mampu bersaing di pasar global. Peluang pasar global...

Seorang petani kopi di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, sedang menjemur kopi miliknya, Selasa (30/7/2024). Lampost.co/Eliyah

Budidaya Kopi Robusta Lampung Naik Dua Kali Lipat, ini Rahasianya

byEffranand1 others
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perkebunan Lampung mendorong penerapan sistem budidaya pagar pada tanaman kopi robusta. Pola tanam intensif itu...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.