• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/03/2026 02:20
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Perlu Solusi Jangka Panjang untuk Selamatkan 50 Ribu Pekerja Sritex

NurbyNur
31/10/24 - 15:12
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mempersiapkan beberapa opsi untuk menyelamatkan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mempersiapkan beberapa opsi untuk menyelamatkan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Dok/Medcom

Jakarta (Lampost.co)— Pengamat ketenagakerjaan Aznil Tan mendesak pemerintah untuk segera menyusun solusi jangka panjang bagi sekitar 50 ribu pekerja PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang kini menghadapi ketidakpastian.

Aznil menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk melindungi kesejahteraan pekerja di industri tekstil selain menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Langkah konkret setelah upaya menghindari PHK apa? Apakah pekerja akan memindahkan ke perusahaan lain. Atau perusahaan akan mengalihkan dari sektor swasta ke BUMN?” kata Aznil pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Menurut Aznil, penyelesaian masalah pada industri padat karya seperti Sritex membutuhkan strategi yang lebih menyeluruh daripada sekadar bantuan keuangan atau penundaan PHK pekerja Sritex.

“Nasib para pekerja saat ini sangat mengkhawatirkan. Sritex adalah bisnis strategis dan investasi yang menyerap banyak tenaga kerja, sehingga perlu diskusi bersama untuk menemukan solusi inovatif,” ungkapnya.

Aznil juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang meminta Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, untuk memantau situasi buruh Sritex guna mencegah PHK.

Strategi Berkelanjutan

Namun, ia menegaskan tanpa strategi berkelanjutan yang jelas, dampak sosial dan ekonomi bagi para pekerja tetap akan terasa.

“Jika PHK menjadi langkah terakhir, pemerintah harus memastikan hak-hak buruh dan perlindungan sosial terpenuhi tanpa adanya birokrasi yang menghambat,” ujarnya.

Selain itu, Aznil mengkritik kebijakan impor pemerintah, khususnya Permendag Nomor 8 Tahun 2024 yang mempermudah impor sebelas jenis komoditas. Termasuk tekstil, kosmetik, dan elektronik.

Menurutnya, kebijakan ini justru mengancam industri lokal dan berpotensi memicu PHK di sektor manufaktur.

“Impor berlebihan yang dipicu kebijakan ini merugikan industri dalam negeri. Kasus Sritex adalah contoh nyata dampak dari kebijakan yang tidak mendukung industri lokal,” tutup Aznil.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat merumuskan solusi inovatif yang menjaga stabilitas industri dalam negeri agar pekerja di sektor tekstil. Serta manufaktur tidak menjadi korban dari kebijakan yang kurang berpihak

Tags: impor pemerintahindustri tekstilPengamat ketenagakerjaanPT Sri Rejeki Isman (Sritex)
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Situasi pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan padat kendaraan. // Dok ASDP Lampung

ASDP Terapkan Tarif Tunggal Merak–Bakauheni Selama Angkutan Lebaran

byNurand1 others
28/02/2026

Kalianda (Lampost.co)---- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan pemberlakuan kebijakan tarif tunggal (single tarif) yang menyamakan harga layanan eksekutif dengan...

Investasi emas. Dok/PT Antam

Dolar AS Menguat dan Isu Tarif Guncang Harga Emas

byEffran
28/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dunia mendadak melemah setelah mencatat reli empat hari beruntun seiring tekanan jual dolar Amerika Serikat...

Investasi emas. Dok/PT Antam

Tarif AS dan Gejolak Timur Tengah Jadi Ancaman Serius Harga Emas

byEffran
28/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas dunia akhirnya terkoreksi setelah mencatat reli empat hari berturut-turut. Aksi ambil untung mendominasi perdagangan Selasa...

Berita Terbaru

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan
Humaniora

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Read moreDetails
Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

28/02/2026
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul

Satgas MBG Lampung Pastikan Menu Ramadan 2026 Layak dan Bergizi

28/02/2026
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran di New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026. Dok Polresta Bandar Lampung

Kompor Gas Bocor Diduga Penyebab Kebakaran di Hotel Anugerah Express Lampung

28/02/2026
Kebakaran terjadi di lapak penampungan ban bekas di Jalan Yos Sudarso , Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Dok Polresta Bandar Lampung

Lapak Penampungan Ban Bekas di Bandar Lampung Kebakaran

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.