• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 15:56
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Satgas Pangan Harus Bertindak Cepat soal Isu Beras Oplosan

Pemerintah daerah diminta lebih sigap dalam pengawasan dan distribusi pangan karena tanpa tindakan konkret dan tegas, masyarakat akan terus menjadi korban dari sistem distribusi yang lemah dan manipulatif.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
22/07/25 - 16:00
in Ekonomi dan Bisnis, Lampung
A A
Satgas Pangan Harus Bertindak Cepat soal Isu Beras Oplosan

Satgas Pangan saat melakukan pengecekan ke sejumlah pasar tradisional terkait isu adanya beras oplosan. (LAMPUNG POST/ANDI APRIADI)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Isu peredaran beras oplosan dan melonjaknya harga pangan memicu sorotan terhadap kinerja Satgas Pangan. Pengamat Ekonomi Universitas Lampung, Asrian Hendi Caya, mendesak satuan tugas tersebut bertindak lebih tegas dan optimal dalam menjalankan fungsinya.

Poin Penting:

  • Beras premium oplosan kini banyak beredar di masyarakat, termasuk di Lampung.

  • Masyarakat selalu menjadi korban dari peredaran beras oplosan.

  • Pengawasan dari pihak terkait agar tidak terjadi pelanggaran, terutama dengan beredarnya beras oplosan.

Masyarakat Paling Dirugikan

Menurut Asrian, masyarakat menjadi pihak paling dirugikan dari distribusi barang yang tidak sesuai standar. Baik dari segi kualitas maupun harga, konsumen sering tak memperoleh nilai yang sepadan dengan biaya yang mereka keluarkan.

“Masyarakat paling dirugikan karena tidak mendapat barang sesuai harga. Satgas Pangan jangan lembek. Pemda harus lebih ketat dalam pengawasan,” ujarnya, Selasa, 22 Juli 2025.

Baca juga: Tim Satgas Pangan Polda Lampung Sidak Beras Oplosan di Pasar Tradisional

Sementara itu, menurut dia, pengawasan yang lemah akan membuka ruang bagi pelanggaran distribusi pangan, termasuk praktik pengoplosan beras premium. Tanpa penindakan tegas, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan terkikis.

Bulog Jaga Stok

Asrian juga menyoroti peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam menjaga stabilitas harga. Menurutnya, Bulog seharusnya tidak hanya bertugas sebagai penjaga stok, tapi juga menjadi pelaku aktif dalam pasar.

“Bulog harus berani masuk sebagai pelaku bisnis. Saat stok tersedia dan harga mulai naik, langsung intervensi,” katanya.

Asrian menjelaskan keseimbangan antara pasokan dan permintaan akan sangat memengaruhi mekanisme pasar. Ketika terjadi gangguan distribusi atau ketidakseimbangan stok, harga komoditas bisa melonjak tajam.

“Kalau sudah naik, butuh waktu lama untuk menurunkannya lagi. Karena itu, pencegahan harus cepat dan terencana,” ujarnya.

Prediksi Kebutuhan Masyarakat

Ia menambahkan pemerintah daerah harus secara rutin melakukan prognosis kebutuhan masyarakat. Data kebutuhan dan pasokan yang akurat akan menjadi dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Pemantauan harus menyeluruh. Bukan hanya stoknya cukup, tapi distribusinya juga harus merata,” ujarnya.

Di sisi lain, kata dia distribusi yang tidak merata, bisa menyebabkan kelangkaan semu di daerah tertentu. Hal ini akan memicu panic buying dan semakin mendorong lonjakan harga di tingkat konsumen.

Tindak Tegas Pelanggar

Asrian juga mengingatkan tindakan tegas terhadap pelanggaran harus menjadi prioritas. Tanpa sanksi nyata, pelaku kecurangan tidak akan jera dan praktik serupa akan terus berulang.

“Kalau terbukti melanggar, beri sanksi tegas. Jangan hanya imbauan,” katanya.

Source: Silvia Agustina
Tags: Beras premium oplosanekonomi lampungHarga beras Lampung 2025Kenaikan harga panganPengamat ekonomi LampungPengawasan distribusi berasPeran Bulog dalam stabilisasi hargaSatgas Pangan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pembangunan Lampung Membutuhkan Pendekatan Hexahelix

Pembangunan Lampung Membutuhkan Pendekatan Hexahelix

byRicky Marlyand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak semua pihak bersinergi membangun Bumi Ruwa Jurai. Hal ini karena pembangunan...

Percepatan Hilirisasi Komoditas dan Pembangunan Berbasis Desa

Percepatan Hilirisasi Komoditas dan Pembangunan Berbasis Desa

byRicky Marlyand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung fokus membangun ekosistem ekonomi desa melalui program strategis Desaku Maju. Ini bertujuan...

Pegawai tunjukan sejumlah logam mulia.

Bank Indonesia Waspadai Risiko Inflasi Ramadan Lampung

byDelima Napitupulu
03/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,36% (mtm) pada Februari 2026. Secara tahunan,...

Berita Terbaru

Xiaomi 17. Dok Xiaomi
Teknologi

Harga dan Spesifikasi Xiaomi 17 Series yang Gandeng Leica

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Xiaomi kembali memperkuat posisinya di pasar flagship melalui Xiaomi 17 Series dengan berkolaborasi bersama Leica. Langkah...

Read moreDetails
Redmi A7 Pro

Spesifikasi Redmi A7 Pro Resmi di Indonesia: HP Rp 1 Jutaan Layak Dibeli?

03/03/2026
balik nama HP bekas

Alarm Bahaya Pasar Smartphone 2026, Pedagang HP Mulai Angkat Tangan

03/03/2026
Pembangunan Lampung Membutuhkan Pendekatan Hexahelix

Pembangunan Lampung Membutuhkan Pendekatan Hexahelix

03/03/2026
Percepatan Hilirisasi Komoditas dan Pembangunan Berbasis Desa

Percepatan Hilirisasi Komoditas dan Pembangunan Berbasis Desa

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.