Bandar Lampung (Lampost.co) — Taman Satwa Lembah Hijau Lampung kembali mencuri perhatian pengunjung. Destinasi wisata itu menghadirkan koleksi satwa baru yang langsung viral. Meerkat menjadi penghuni terbaru kawasan edukasi satwa.
Banyak orang mengenal meerkat dari film layar lebar dan animasi populer. Satwa kecil yang gemar berdiri tegak itu kini bisa disaksikan langsung di Bandar Lampung. Kehadirannya langsung menarik minat keluarga dan anak-anak.
Selain meerkat, Lembah Hijau juga menghadirkan domba dengan bulu tebal dan wajah menggemaskan. Karakter fisiknya membuat anak-anak betah berlama-lama di area edukasi.
Meerkat berasal dari kawasan gurun Afrika Selatan. Satwa itu aktif dan cerdas dan kehadirannya menambah daya tarik koleksi satwa khas luar negeri.
Pengunjung tidak hanya melihat dari kejauhan. Pengelola membuka ruang interaksi langsung. Anak-anak bisa memberi makan, berfoto, dan belajar mengenal satwa dengan aman.
Manajer Marketing Lembah Hijau, Yudi Indra Irawan, menyebut koleksi baru itu bagian dari inovasi wisata edukatif. Ia ingin pengunjung mendapat hiburan sekaligus pengalaman belajar di alam terbuka.
Menurut dia, Lembah Hijau menyiapkan berbagai kegiatan libur akhir tahun. Pengelola menyediakan kupon berhadiah gratis di sejumlah titik. Pengunjung bisa menukarkan kupon dengan berbagai hadiah menarik. Satwa seperti domba, gajah, dan rusa menjadi favorit pengunjung.
Yudi menegaskan konsep wisata Lembah Hijau menggabungkan hiburan dan kesehatan. Lokasinya berada di pusat kota, tetapi tetap terasa alami. Pengunjung tidak perlu pergi jauh untuk melihat gajah.
“Gajah dan harimau Sumatera menjadi ikon utama. Dalam waktu dekat, salah satu gajah bahkan akan melahirkan,” kata Yudi.
Selain satwa itu, pengunjung juga bisa melihat sekitar 400 hewan lainnya dari puluhan jenis. Pengelola memastikan akan terus menambah koleksi baru. Lembah Hijau ingin menghadirkan satwa unik yang akrab di dunia kartun dan film anak.
Lonjakan Pengunjung
Dia mengaku jumlah pengunjung mulai meningkat saat anak sekolah mulai libur sejak 20 Desember. Wisatawan datang dari Lampung, Sumatra bagian selatan hingga Pulau Jawa. Puncak kunjungan terjadi pada 1 Januari.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pengelola menambah karyawan harian. Lembah Hijau juga membuka akses pintu keluar tambahan, loket tiket, dan tenda untuk mengantisipasi hujan.
Pihak pengelola bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk pengamanan. “Keramaian itu bisa berlangsung hingga 4 Januari karena jadwal masuk sekolah,” ujar dia.








