Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerah mengantongi badan hukum.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung, Samsurizal Ari, mengatakan pemerintah terus mendorong seluruh KDMP agar segera memulai kegiatan usaha. Ia menilai koperasi perlu bergerak cepat agar manfaatnya dapat terasa di masyarakat desa.
“Pemerintah daerah tengah memasukkan seluruh KDMP ke sistem informasi koperasi milik Kementerian Koperasi. Integrasi data itu menjadi langkah penting untuk percepatan operasional koperasi,” kata Samsurizal.
Pemerintah juga memberikan edukasi kepada pengurus KDMP mengenai penyusunan rencana bisnis. Ia menilai pemahaman bisnis sangat penting agar koperasi mampu mengajukan kredit ke Himpunan Bank Negara.
Menurut dia, setiap desa memiliki potensi berbeda yang bisa berkembang melalui KDMP. Pemerintah hanya memantau dan mengarahkan agar koperasi menyusun proposal usaha yang layak.
Koperasi dapat mulai berusaha setelah menyelesaikan pembangunan fasilitas dan memperoleh pendanaan dari perbankan. Pemerintah menetapkan plafon kredit bagi KDMP sebesar Rp3 miliar.
Ia menegaskan seluruh pengajuan kredit melalui sistem. Pengurus koperasi harus melengkapi data, menyusun proposal bisnis, dan mengikuti prosedur sesuai ketentuan.
Setelah proposal selesai, pengurus koperasi menggelar musyawarah desa bersama kepala desa dan dewan pengawas. Pertemuan itu menetapkan persetujuan bersama sebelum pengajuan kredit disampaikan ke Himpunan Bank Negara.
Ia menambahkan kepala desa akan memberikan jaminan melalui dana desa sesuai aturan yang berlaku. Langkah itu agar koperasi memiliki kepastian pendanaan.
Saat ini Lampung memiliki 2.651 KDMP yang seluruhnya berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 200 koperasi sudah aktif menjalankan usaha di desa.
Selain itu, 211 lahan di Lampung telah memenuhi syarat untuk pembangunan gerai dan gudang KDMP. Pemerintah menargetkan pembangunan berjalan cepat agar koperasi bisa segera beroperasi penuh.
Dia menyebut percepatan itu penting untuk mendorong aktivitas ekonomi desa. Ia optimistis KDMP mampu memperkuat ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha baru di berbagai wilayah.








